Insentif Impor Dihentikan, Berikut Update Harga Mobil Listrik BYD di Tahun 2026

Mobil Listrik
Insentif Impor Dihentikan, Berikut Update Harga Mobil Listrik BYD di Tahun 2026
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Produsen mobil listrik asal China, BYD Indonesia, resmi tidak lagi menerima insentif impor utuh atau completely built up (CBU) berupa bebas bea masuk mulai awal 2026.

Meski demikian, harga mobil listrik BYD di Indonesia dipastikan belum mengalami perubahan hingga saat ini.

Insentif Impor Mobil Listrik Resmi Berakhir

Pemerintah sebelumnya telah menegaskan bahwa fasilitas insentif impor CBU untuk mobil listrik murni hanya berlaku hingga 31 Desember 2025.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi Nomor 6/2023 jo. Nomor 1/2024.

Baca Juga:Spesifikasi Lengkap Yangwang U7, Mobil Listrik Premium BYD dengan Jarak Tempuh 1.006 KMInovasi Mobil Listrik, Baterai Solid-State Donut Lab Siap Produksi Massal, Cas Hanya 5 Menit

Mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, produsen mobil listrik diwajibkan memenuhi komitmen produksi lokal dengan skema 1:1, sesuai peta jalan TKDN.

Artinya, setiap unit mobil listrik yang diimpor harus diimbangi dengan produksi kendaraan listrik lokal dengan kesetaraan spesifikasi teknis, termasuk daya motor listrik dan kapasitas baterai.

Jika komitmen tersebut tidak terpenuhi, pemerintah berhak mencairkan bank garansi yang telah disetor produsen sebagai bentuk sanksi.

Meski insentif impor telah berakhir, BYD Indonesia memastikan tidak akan menaikkan harga mobil listriknya dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan oleh Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan, yang menyebut bahwa harga akan tetap stabil saat BYD mulai merakit kendaraan secara lokal.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, BYD telah membangun pabrik di kawasan Subang Smartpolitan, Jawa Barat.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 108 hektare, dengan kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun.

Baca Juga:Toyota Resmi Luncurkan Mobil Listrik FAW-Toyota bZ3 Smart Home EditionPark Jeong Min Tampil Misterius dalam Film Korea Terbaru HUMINT

Nilai investasi yang digelontorkan BYD untuk fasilitas ini diperkirakan mencapai Rp11,7 triliun.

Kehadiran pabrik Subang diharapkan menjadi tulang punggung produksi mobil listrik BYD di Indonesia sekaligus memenuhi kewajiban TKDN mulai 2026.

Data Gaikindo mencatat, penjualan wholesales mobil BYD sepanjang Januari–November 2025 mencapai 40.151 unit, menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap mobil listrik BYD meski seluruh unitnya masih berstatus CBU.

Update Harga Mobil Listrik BYD 2026

City Car / Hatchback

– BYD Atto 1 Dynamic: Rp199 juta

– BYD Atto 1 Premium: Rp235 juta

– BYD Dolphin Dynamic: Rp369 juta

– BYD Dolphin Premium: Rp429 juta

Compact SUV / Crossover

– BYD Atto 3 Advanced Standard: Rp390 juta

0 Komentar