Menariknya, baterai ini tetap dapat diisi hingga 100% tanpa perlu membatasi pengisian di 80%, praktik yang umum dilakukan untuk menjaga umur baterai lithium-ion.
3. Umur Pakai Super Panjang
Donut Lab menyebut baterai ini mampu bertahan hingga 100.000 siklus pengisian, jauh di atas standar baterai kendaraan listrik saat ini.
Jika klaim ini terbukti, biaya kepemilikan kendaraan listrik bisa turun drastis dalam jangka panjang.
4. Tahan Suhu Ekstrem dan Lebih Aman
Baca Juga:Toyota Resmi Luncurkan Mobil Listrik FAW-Toyota bZ3 Smart Home EditionPark Jeong Min Tampil Misterius dalam Film Korea Terbaru HUMINT
Dari sisi ketahanan, baterai solid-state Donut Lab diklaim tetap stabil pada suhu ekstrem, mulai dari -30 derajat Celsius hingga 100 derajat Celsius, dengan kemampuan mempertahankan lebih dari 99% kapasitas.
Soal keselamatan, Donut Lab menegaskan baterai ini tidak akan terbakar meski mengalami kerusakan, karena tidak menggunakan elektrolit cair yang mudah memicu kebakaran.
Selain itu, baterai ini tidak bergantung pada material langka, sehingga lebih ramah lingkungan dan minim risiko geopolitik dalam rantai pasok.
Baterai solid-state Donut Lab secara resmi dipamerkan di CES 2026 yang digelar di Las Vegas mulai 6 Januari 2026.
Kehadiran teknologi ini langsung menjadi salah satu sorotan utama pameran teknologi terbesar di dunia tersebut.
Jika klaim Donut Lab benar-benar terwujud dalam penggunaan nyata, baterai solid-state ini berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik secara global, sekaligus menjawab dua tantangan terbesar mobil listrik (EV) saat ini, yaitu waktu pengisian dan daya tahan baterai.
