PANGANDARAN, RADARTASIK.ID—Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran mensinyalir adanya lubang tikus menuju objek wisata di Kabupaten Pangandaran. Akibat adanya jalur tikus ini, retribusi pariwisata mengalami kebocoran selama libur malam tahun baru 2026 kemarin.
Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran Sarlan mengatakan pihaknya memperkirakan ada 20 lubang tikus yang aksesnya langsung masuk ke Pantai Pangandaran dan juga objek tempat wisata lain.
“Kita sudah menutup 10 diantaranya dan ada 10 lagi yang belum ditutup, kita bersama Satpol PP masih mengupayakan untuk menutupnya,” katanya kepada Wartawan Senin (5/1/2025).
Baca Juga:Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak
Menurutnya, ada warga yang memang sengaja membawa wisatawan lewat jalur tikus dan ada pula yang hanya mengarahkannya. “Ya kita meminta kepada masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kesadaran mereka, kita juga berupaya untuk meningkatkan kedisiplinan,” ujarnya.
Pihaknya menangkap basah dua kelompok yang beraksi di jalur tikus tersebut, dua orang perwakilan dari mereka sudah bertemu dengan pihak Bapenda.”Kita sudah bertemu, mereka sudah buat pernyataan, kalau mengulangi perbuatanya itu, siap untuk ditindak secara hukum,” ungkapnya.
Menurut dia, pada malam tahun baru 2026, kemungkinan ada kebocoran retribusi gara-gara banyak wisatawan yang lewat jalur tikus. “Di tahun baru kita dapat Rp 610 juta, ada kebocoran sekitar 10 persen,” ujarnya.
Kata Sarlan, di Pantai Timur Pangandaran sudah ada tiga jalur tikus yang ditutup oleh pihaknya bersama Satpol PP Kabupaten Pangandaran. Kemudian yang belum ditutup berada di kawasan Cikembulan.
“Kita juga lakukan pemantauan terhadap petugas (penarik retribusi), ya saya harap dan meminta masyarakat yang suka mengarahkan wisatawan untuk masuk ke jalur tikus untuk berhenti,” jelasnya.
Ia memastikan, bahwa kebanyakan jalur tikus berada di Kecamatan Pangandaran. “Di Batukaras juga ada, namun kebanyakan di Pantai Pangandaran,” ungkapnya.(Deni Nurdianysah)
