TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Isu pengunduran diri Rani Permayani dari kepengurusan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tasikmalaya ditegaskan tidak berkaitan dengan persoalan internal organisasi.
Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, Elvira Kamarrow Putri, memastikan keputusan tersebut diambil semata-mata karena alasan kesehatan.
Elvira mengatakan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Rani sejak beberapa bulan lalu.
Baca Juga:PPP Kota Tasikmalaya Perkuat Arah Kaderisasi Ulama Muda dan Perempuan di Usia ke-53Ketua PKK Bukan Warisan Buku Nikah, Founder Ladysspeak Desak Revisi Permendagri 36/2020
Sejak saat itu, kondisi kesehatan Rani mengharuskannya menjalani pengobatan dan terapi secara berkelanjutan ke luar daerah.
“Suratnya sudah masuk cukup lama. Beliau harus rutin menjalani pengobatan ke beberapa daerah. Dengan kondisi seperti itu, tentu tidak memungkinkan mengikuti ritme kegiatan PKK yang cukup padat,” kata Elvira saat dikonfirmasi kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Ia menegaskan, selama bergabung dalam kepengurusan TP PKK Kota Tasikmalaya, Rani dikenal aktif dan tidak pernah menunjukkan adanya masalah, baik secara personal maupun organisasi.
Komunikasi dengan pengurus, menurut Elvira, berjalan normal dan harmonis.
“Tidak ada konflik atau dinamika apa pun. Hubungan kami baik,” ujarnya.
Bahkan, sebelum keputusan mundur diambil, Elvira mengaku sempat menawarkan opsi lain agar Rani tetap tercatat sebagai pengurus.
Pilihan cuti atau izin panjang disebut sempat disampaikan demi memberi ruang pemulihan kesehatan.
“Saya menyarankan fokus ke pengobatan dulu, tidak perlu mundur. Tapi Bu Rani memilih keputusan itu demi kesehatannya,” tuturnya.
Elvira menyatakan pihaknya menghormati keputusan tersebut sebagai pilihan personal.
Baca Juga:Kas Penuh, Hak Tertahan: Paradoks Anggaran Awal Tahun di Kota TasikmalayaRamai Skema, Sepi Ketuntasan: PAD Parkir Kota Tasikmalaya Terus Dikejar Walaupun Masih Berceceran
Ia pun menyampaikan harapan agar Rani segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Saya doakan beliau segera sehat kembali,” katanya.
Terkait dampak organisasi, Elvira memastikan tidak ada gangguan berarti dalam pelaksanaan program kerja TP PKK Kota Tasikmalaya.
Seluruh agenda tetap berjalan sesuai rencana, termasuk pelaksanaan 10 Program Pokok PKK serta dukungan terhadap tujuh program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya.
“Organisasi tetap solid. Setiap pengurus sudah memahami peran dan tanggung jawabnya,” tambahnya.
Dengan demikian, pengunduran diri Rani Permayani dipastikan tidak memengaruhi kinerja TP PKK Kota Tasikmalaya, sekaligus menegaskan bahwa isu kesehatan masih menjadi faktor utama yang tak bisa ditawar di tengah aktivitas organisasi yang padat. (rezza rizaldi)
