Tak Sekadar Apel Perdana 2026, Viman Dorong Etos Kerja ASN Kota Tasikmalaya

etos kerja ASN Kota Tasikmalaya 2026
Para ASN Pemkot Tasikmalaya saat mengikuti apel perdana usai pergantian tahun, Senin (5/1/2026). Diskominfo for Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Tahun anggaran 2026 resmi dibuka dengan pesan tegas kepada aparatur.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menekankan disiplin kerja, profesionalisme, dan orientasi pelayanan publik kepada seluruh ASN Kota Tasikmalaya saat apel gabungan di Bale Kota, Senin (5/1/2026).

Alih-alih sekadar rutinitas apel, awal tahun ini dijadikan pengingat bahwa beban kerja ASN tak ikut pensiun bersama kalender.

Baca Juga:TP PKK Kota Tasikmalaya Tegaskan Mundurnya Rani Permayani Tak Terkait Dinamika Internal Tapi…PPP Kota Tasikmalaya Perkuat Arah Kaderisasi Ulama Muda dan Perempuan di Usia ke-53

Viman menegaskan, tantangan pelayanan publik dan pembangunan kota menuntut etos kerja yang lebih terukur dan kolaboratif.

“Awali 2026 dengan semangat baru dan tanggung jawab bersama untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tasikmalaya juga menyerahkan keputusan pemberhentian dan pensiun PNS terhitung Januari 2026, serta keputusan kenaikan pangkat ASN periode 1 Januari 2026.

Penyerahan SK ini disebut sebagai bentuk penghargaan atas masa pengabdian, sekaligus pengingat bahwa kenaikan pangkat harus sejalan dengan kinerja, bukan sekadar formalitas tahunan.

Wali Kota turut menyinggung pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani ASN.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik tak lahir dari aparatur yang abai pada kedisiplinan dan pola hidup sehat.

“Budaya kerja sehat, disiplin, dan berintegritas harus menjadi fondasi,” tegasnya.

Baca Juga:Ketua PKK Bukan Warisan Buku Nikah, Founder Ladysspeak Desak Revisi Permendagri 36/2020Kas Penuh, Hak Tertahan: Paradoks Anggaran Awal Tahun di Kota Tasikmalaya

Viman juga mengapresiasi kinerja ASN sepanjang 2025, termasuk capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), predikat Kota Sehat, serta sejumlah penghargaan lain.

Namun, ia mengingatkan bahwa prestasi administratif tidak boleh meninabobokan, terutama di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kritis.

Memasuki 2026, Pemkot Tasikmalaya menargetkan penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas layanan publik, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Target tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama ASN, bukan sekadar jargon awal tahun.

Apel pagi awal tahun ini pun menjadi penanda bahwa 2026 bukan hanya soal semangat baru, tetapi juga ujian konsistensi kinerja ASN Kota Tasikmalaya di lapangan. (firgiawan)

0 Komentar