Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs sekitar Rp17.000 per euro, angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp51 miliar per tahun.
Nominal ini dianggap sepadan dengan pengalaman dan rekam jejak Spalletti di level tertinggi sepak bola Italia.
Secara hasil, catatan Spalletti bersama Juventus terbilang solid. Di Serie A, ia telah membukukan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan—yang datang saat menghadapi Napoli.
Baca Juga:Inter Rebut Puncak Klasemen, Kolarov: Chivu Berteriak Lebih Keras dari InzaghiInter Kembali ke Puncak Klasemen Serie A, Siapa Matteo Lavelli? Striker 18 Tahun yang Debut di San Siro
Di kompetisi Eropa, Juventus mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang di Liga Champions, serta melaju di Coppa Italia usai menyingkirkan Udinese pada babak 16 besar.
Di luar urusan kontrak pelatih, Juventus juga terus memantau dinamika bursa transfer.
Nama Federico Chiesa kembali mencuat dan membayangi pergerakan Bianconeri.
Kemungkinan kembalinya sang winger ke Turin belum sepenuhnya tertutup, meski situasinya di Liverpool masih penuh tanda tanya.
Menurut laporan La Stampa, posisi Chiesa di Liverpool belum benar-benar pasti.
Secara taktis, ia kini sulit dikategorikan: bukan penyerang tengah murni, bukan gelandang serang klasik, dan juga tidak lagi beroperasi sebagai winger tradisional seperti di masa lalu.
Meski demikian, motivasi Chiesa untuk memulai kembali kariernya tetap tinggi, dan pintu untuk kembali ke Juventus masih terbuka.
Kunci dari potensi transfer ini berada di tangan Liverpool. Evaluasi teknis dan strategi transfer klub Inggris tersebut akan sangat menentukan apakah peluang itu bisa menjadi nyata.
Baca Juga:AC Milan Tumbangkan Cagliari 1-0, Media Italia Ramal Bartesaghi Kandidat Pemain Muda Terbaik Serie AAllegri Ungkapkan Alasan Marahi Fullkrug di Laga Debutnya bersama AC Milan
Sementara itu, Juventus memilih bersikap menunggu, siap bergerak cepat jika kesempatan konkret benar-benar muncul di bursa Januari.
