Masih Banyak yang Belum Dikerjakan, SOR Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Butuh Rp 274 Miliar Lagi  

SOR Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya
Plt Kabid Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Yafit Khaerul Adnan saat ditemui di Kantor DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/1/2026). (Diki Setiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Penyelesaian pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, masih membutuhkan tambahan anggaran yang tidak sedikit. Berdasarkan estimasi terbaru, kebutuhan dana untuk menuntaskan proyek tersebut mencapai Rp 274.080.426.000.

Plt Kepala Bidang Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Yafit Khaerul Adnan, menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan telah dilaksanakan sejak awal pembangunan stadion yang dimulai pada tahun 2012.

Pekerjaan yang telah dilakukan meliputi manajemen konstruksi tahap awal, pemancangan seluruh tribun yang terdiri dari tribun timur, barat, utara, dan selatan. Dari empat tribun tersebut, rencana tribun tertutup berada di tribun timur dan barat.

Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!

Selain itu, kata dia, pembentukan badan lapangan sepak bola, pekerjaan lapangan bola, serta pembangunan sistem resapan air untuk lapangan juga telah dilaksanakan.

Pekerjaan jogging track pun telah rampung. Begitu pula dengan pekerjaan drainase lapangan, struktur tribun timur, dudukan kursi penonton tribun timur, serta pemagaran di sekeliling lapangan olahraga.

Namun demikian, Yafit mengungkapkan masih banyak pekerjaan yang belum dilaksanakan dan kini kembali diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan struktur seluruh tribun, kecuali tribun timur yang telah selesai sebagian.

Selain itu, masih dibutuhkan pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta perbaikan atau penyempurnaan lapangan sepak bola dan trek atletik.

“Termasuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang. Dengan total perkiraan kebutuhan biaya sebesar Rp 274,080.426.000 (Biaya termasuk PPN) untuk penyelesaian pembangunan SOR,” tambah dia.

Di sisi lain, rencana kelanjutan pembangunan SOR Mangunreja dinilai harus memiliki dasar perencanaan yang jelas dan berkelanjutan.

Aktivis Dangiang Sunda Pakidulan, Yayan Kusmayadi, menegaskan pentingnya memastikan proyek tersebut masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di TasikmalayaAnggota DPRD Jabar Arip Rachman Lakukan Pengawasan Pemerintahan dengan Temu Warga: Pajak Kembali untuk Rakyat

Menurut Yayan, sebelum membahas lebih jauh soal SOR Mangunreja, pemerintah daerah harus memastikan keberadaannya tercantum dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Ada tidak rencana pembangunanya? kalau tidak ada, hal itu menunjukan Pemkab Tasik tidak serius memikirkan tentang sarana olahraga dan keolahragaan apabila tidak termaktub pada RPJP dan RPJMD,” ungkap Yayan.

0 Komentar