“Kami mengapresiasi rencana program pinjaman tanpa agunan ini. Kebijakan tersebut akan sangat membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan,” tambahnya.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menunjukkan perhatian terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari gerakan penanaman pohon hingga kampanye peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!
Selain itu, Karom juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran dan keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai tidak hanya berperan dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan.
“Program MBG ini selain memastikan kecukupan gizi masyarakat, juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Karom menilai, langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Tasikmalaya merupakan awal yang positif dalam masa kepemimpinan Cecep–Asep. Ia berharap seluruh program yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan ke depan dapat terus ditingkatkan secara konsisten dan berkelanjutan.
“DPRD mendorong pemerintah daerah agar senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, konsistensi, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan, demi terwujudnya Kabupaten Tasikmalaya yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (ujg)
