BANJAR, RADARTASIK.ID – Aktivis HMI Kota Banjar meminta pemerintah menangani lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati di Tanjakan Tembungkerta.
“Kami sangat prihatin yang mendalam atas abainya pemeliharaan fasilitas publik yang sangat vital bagi keamanan dan keselamatan warga,” ucap Ketua HMI Kota Banjar Rio Julian, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang gelap bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pejalan kaki maupun pengendara. Selain itu, jika PJU dibiarkan mati alias tidak menyala, mala akan meningkatnya potensi angka kriminalitas di lokasi tersebut.
Baca Juga:Saat Stadion Mangunrenja Menjadi Cermin Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya!Kang Dudu Rohman (KDR)!
Menurutnya, pajak penerangan jalan selalu dibayarkan masyarakat, namun hak mereka untuk mendapatkan penerangan jalan sendiri malah terabaikan. “Seharusnya Dishub sendiri lebih cepat tanggap dalam mengatasi permasalahan PJU yang mati di daerah Tembungkerta,” tegasnya.
Dia menilai, berkaitan pembenahan PJU selalu ada laporan terlebih dahulu. Padahal penerangan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Pihaknya mendesak agar Dishub atau instansi berwenang segera melakukan perbaikan teknis tanpa menunda-nunda dengan alasan apapun. Kemudian, lakukan audit pemeliharaan fasilitas publik oleh pihak terkait.
Menurutnya, anggaran pemeliharaan PJU pasti ada. Jangan sampai anggarannya ada, tapi eksekusi di lapangan nol.
“Kami minta transparansi terkait jadwal perawatan PJU di seluruh titik Kota Banjar, agar adanya jaminan keamanan bagi warga,” ujarnya. Hal itu mengingat Tanjakan Tembungkerta merupakan akses cukup krusial.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah lampu PJU di Tanjakan Tembungkerta Jalan Banjar-Pangandaran, tepatnya di Dusun Tembungkerta Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman mati. Hal tersebut dikeluhkan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Salah seorang pengendara Saeful Ramdan mengaku prihatin dengan kondisi lampu PJU yang mati di Tanjakan Tembungkerta. “Hampir dua pekan lah dibiarkan tidak menyala (mati) lampu PJU-nya, sehingga di sepanjang tanjakan gelap gulita saat malam hari,” ujarnya Kamis (1/1/2026).
Baca Juga:PJU Tanjakan Tembungkerta Mati, DPRD Kota Banjar Minta Segera DiperbaikiHendra Budiman dan Bisik-bisik yang Terlalu Besar!
Jika kondisi tersebut dibiarkan terlalu lama membahayakan para pengendara, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat, truk hingga truk yang melintas di jalan tersebut.
Kabid DLLAJ Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar H Wardoyo mengatakan, petugas sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati beberapa PJU kabelnya pada putus.
