BANJAR, RADARTASIK.ID – Derasnya arus Sungai Citanduy menjadi magnet tersendiri bagi para pencinta wisata petualangan di tengah suasana libur tahun baru dan libur sekolah.
Sejumlah pengunjung memilih datang ke Kota Banjar untuk menguji adrenalin dengan menjajal olahraga ekstrem arung jeram di sungai yang membentang dari wilayah Kabupaten Ciamis hingga Kota Banjar tersebut.
Menggunakan perahu karet, para pengunjung menyusuri aliran Sungai Citanduy yang berarus deras. Bebatuan besar di sepanjang sungai hingga jeram-jeram menantang menjadi bagian dari perjalanan yang memberi pengalaman tersendiri bagi setiap peserta. Sensasi menaklukkan arus dan jeram itulah yang membuat wisata arung jeram di Sungai Citanduy kian diminati.
Baca Juga:PJU Tanjakan Tembungkerta Mati, DPRD Kota Banjar Minta Segera DiperbaikiHendra Budiman dan Bisik-bisik yang Terlalu Besar!
Ketua Komunitas Arung Jeram Kota Banjar, Asep Setiadi, menyebut wisata arung jeram di Sungai Citanduy menawarkan sensasi yang berbeda dibandingkan wisata air lainnya.
“Selain itu, juga menghadirkan pengalaman petualangan yang berpadu dengan panorama alam sekitar Sungai Citanduy,” ucapnya, Minggu (4/1/2026).
Selama menyusuri sungai, pengunjung disuguhi pemandangan alam yang masih asri. Hamparan pepohonan dan bentang alam dari wilayah Kabupaten Ciamis hingga Kota Banjar menemani perjalanan arung jeram yang memacu adrenalin.
Menurut Asep, rute wisata arung jeram Sungai Citanduy dimulai dari wilayah Bojong, Kabupaten Ciamis, dan berakhir di Jembatan Karangpucung, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar. Rute tersebut dipilih karena memiliki karakter arus yang menantang dengan panjang sekitar 12 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih tiga jam.
“Rute tersebut memiliki arus sungai yang cukup deras, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang mendebarkan pengunjung,” terangnya.
Pengalaman itu, lanjut Asep, mampu memuaskan rasa penasaran para pengunjung yang ingin merasakan sensasi arung jeram di Sungai Citanduy.
Pengunjung yang datang tidak hanya wisatawan umum, tetapi juga komunitas arung jeram dari luar daerah yang sengaja mencoba rute di Sungai Citanduy. Untuk mengikuti kegiatan ini, pengunjung minimal berjumlah enam orang dalam satu grup dan akan didampingi satu orang pemandu serta tim rescue guna memastikan perjalanan berlangsung aman hingga mencapai titik akhir.
