Situasi BYD dan Tesla juga terlihat cukup kontras di pasar Indonesia. BYD sudah lebih agresif dengan menghadirkan berbagai model mobil listrik secara resmi, mulai dari segmen menengah hingga premium.
Sebaliknya, Tesla di Indonesia masih memiliki keterbatasan.
Hingga saat ini, hanya Model Y dan Cybertruck yang beredar di Tanah Air, dan itupun didatangkan melalui importir umum, bukan melalui jalur resmi produsen.
Kondisi tersebut memberikan peluang besar bagi BYD untuk mengisi celah pasar dan memperluas dominasinya di segmen BEV nasional.
Baca Juga:Drama Korea IDOL I Ungkap Cuplikan Di Balik Layar Episode 5 dan 6Park Seo Joon dan Won Ji An Melancarkan Serangan Balik di Drama Surely Tomorrow
Dengan performa penjualan yang sangat kuat sepanjang 2025, BYD memiliki peluang besar untuk mempertahankan dominasinya di pasar mobil listrik global pada tahun ini.
Jika strategi ekspansi dan inovasi produknya terus berjalan konsisten, posisi puncak BYD akan semakin sulit digoyahkan, bahkan oleh kompetitor dari negara asalnya sendiri.
