BANJAR, RADARTASIK.ID – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Tanjakan Tembungkerta, Jalan Raya Banjar–Pangandaran, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, yang mati menuai sorotan. Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan pengendara karena dinilai membahayakan keselamatan, terutama pada malam hari.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati, mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait PJU yang tidak menyala di sejumlah titik di Kota Banjar. Menurutnya, penerangan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan.
“Kami memahami keresahan (keluhan) warga, terkait kondisi PJU yang mati di sejumlah titik. Penerangan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan,” ucapnya Jumat (2/1/2026).
Baca Juga:Hendra Budiman dan Bisik-bisik yang Terlalu Besar!Pasal-Pasal Tetangga Nyusahin, Regulasi Hukum di Balik Pagar Rumah!
Ia menegaskan, keberadaan PJU sangat penting bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di jalan umum, terutama saat malam hari. Jika PJU mati, kondisi jalan menjadi gelap gulita dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Rossi menjelaskan, PJU yang berada di jalan nasional menjadi kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Barat. Meski demikian, DPRD Kota Banjar akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan dapat dilakukan secepatnya.
“PJU yang mati di jalan nasional memang kewenangannya di balai pengelola transportasi darat (BPTD) kelas 1 Jawa Bara. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar mereka secepatnya melakukan perbaikan,” tegasnya.
Selain perbaikan, pihaknya juga mendorong adanya sistem pemeliharaan rutin agar kejadian serupa tidak terus berulang. Ia menilai keluhan warga menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah, khususnya DPRD, dalam melakukan pengawasan pelayanan publik.
“Ini merupakan aspirasi warga dan menjadi masukan penting bagi kami (DPRD Kota Banjar) dalam melakukan pengawasan pelayanan publik yang dikeluhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah PJU di Tanjakan Tembungkerta, tepatnya di Dusun Tembungkerta, Desa Sukamukti, dilaporkan mati dan tidak menyala. Kondisi tersebut dikeluhkan para pengendara karena minimnya penerangan membuat kawasan tersebut terlihat gelap gulita.
Salah seorang pengendara, Saeful Ramdan, mengaku prihatin dengan kondisi PJU yang mati di tanjakan tersebut. Ia mengatakan, ruas jalan itu sering dilaluinya setiap hari sepulang kerja.
