Palladino Tak Mau Duel Atalanta vs AS Roma Dijadikan Pertarungan Pribadi dengan Gasperini

Raffaele Palladino
Raffaele Palladino Foto: Tangkapan Layar Instagram@palladinoraffaele
0 Komentar

Palladino menilai atmosfer stadion dapat memberi dorongan ekstra, seperti yang sempat terlihat saat melawan Inter.

“Di babak kedua kami tampil bagus, meski hasilnya sangat dipengaruhi oleh momen-momen krusial. Kami sebenarnya dekat dengan hasil positif, bahkan hasil imbang. Saya suka bermain terbuka, tapi poin tetap yang terpenting,” ucapnya.

Menatap awal tahun 2026, Palladino menekankan pentingnya mentalitas agar bisa bersaing ke papan atas.

Baca Juga:Atalanta vs AS Roma: Banyak Pemain La Dea yang Punya Hutang Budi ke GasperiniIgli Tare Akan Temui Presiden Lazio, AC Milan Ingin Barter Ruben Loftus-Cheek dengan Mario Gila

“Kami harus bermain dengan antusiasme, intensitas, pikiran yang bebas, kepercayaan diri, dan kesadaran penuh. Kami ingin membalikkan tren negatif melawan tim besar dan melanjutkan pendakian kami di klasemen,” ujarnya.

Ia berharap laga ini menjadi titik awal yang kuat, sekaligus suguhan berkelas bagi para tifosi.

Soal bursa transfer yang kerap mengganggu konsentrasi pemain, Palladino mengaku memahami dinamika tersebut.

“Saya pernah menjadi pemain. Di periode seperti ini, ponsel selalu berdering dan itu mengganggu, tapi wajar. Idealnya jendela transfer bisa dipersingkat,” katanya.

Meski begitu, ia memastikan fokus skuad tetap terjaga.

“Para pemain sangat terlibat dengan proyek ini. Dalam latihan kemarin mereka berlari habis-habisan. Mereka tahu saya memberi kesempatan kepada semua,” pungkasnya.

Dengan persiapan matang dan pesan yang jelas, Palladino ingin Atalanta berbicara lewat performa dan ukan narasi personal saat menghadapi AS Roma pada Minggu (4/1) pukul 02.45 WIB.

0 Komentar