Palladino Tak Mau Duel Atalanta vs AS Roma Dijadikan Pertarungan Pribadi dengan Gasperini

Raffaele Palladino
Raffaele Palladino Foto: Tangkapan Layar Instagram@palladinoraffaele
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, menegaskan bahwa laga kontra AS Roma tidak boleh dipersempit menjadi duel personal antara dirinya dan Gian Piero Gasperini.

Menjelang pertandingan yang sarat emosi tersebut, Palladino meminta fokus tetap diarahkan pada kepentingan tim dan kebutuhan Atalanta untuk meraih poin penuh di hadapan publik sendiri.

Kabar baik datang dari ruang medis La Dea. Giorgio Scalvini dan Davide Zappacosta telah pulih dan siap dimainkan.

Baca Juga:Atalanta vs AS Roma: Banyak Pemain La Dea yang Punya Hutang Budi ke GasperiniIgli Tare Akan Temui Presiden Lazio, AC Milan Ingin Barter Ruben Loftus-Cheek dengan Mario Gila

Dengan kondisi skuad yang nyaris ideal, Palladino berencana menurunkan komposisi terbaiknya.

Satu-satunya tanda tanya berada di lini depan, di mana ia masih menimbang opsi antara Sulemana, Daniel Maldini, atau Mario Pasalic.

Usai kekalahan tipis dari Inter Milan, Atalanta bertekad bangkit dan Palladino tak menutup mata bahwa timnya masih kekurangan poin saat menghadapi tim-tim papan atas.

Roma, yang berada di posisi lebih tinggi di klasemen, menjadi ujian berikutnya.

Namun, ia menolak narasi yang menyebut laga ini sebagai ajang pembuktian dirinya melawan Gasperini.

“Kami harus mulai mengumpulkan poin juga saat menghadapi tim-tim besar seperti Roma. Kami masih tertinggal dalam hal hasil melawan tim papan atas,” ujar Palladino dikutip dari Calciomercato.

“Ini bukan tentang saya melawan Gasperini, melainkan Atalanta melawan AS Roma,” tegasnya.

Baca Juga:Acerbi Tertarik Pindah ke Arab, Inter Ngebut Datangkan Anak Buah Inzaghi di Al-HilalAS Roma Selangkah Lagi Datangkan Raspadori, Lazio Lepas Taty Castellanos ke West Ham

Palladino juga tak ragu melontarkan pujian untuk Gasperini, sosok yang memiliki sejarah panjang bersama Atalanta.

“Dia pelatih luar biasa yang dikenal semua orang. Secara pribadi tentu menantang menghadapi dirinya, karena dia teknisi hebat yang telah menorehkan sejarah bersama klub ini di Bergamo. Itu akan selalu menjadi bagian tak terhapuskan dari sejarah Atalanta,” katanya.

Kendati demikian, Palladino menegaskan bahwa rasa hormat tidak akan mengurangi ambisi dan merasa mengenal Gasperini dengan baik, bahkan sejak masih aktif sebagai pemain.

“Saya tahu tuntutannya dan kekuatan timnya. Ada beberapa aspek yang bisa kami manfaatkan untuk menyulitkan Roma. Ini harus menjadi pertandingan yang memotivasi semua orang, bukan hanya saya,” tambahnya.

Dukungan publik Gewiss Stadium juga diharapkan menjadi senjata utama saat menjamu Roma.

0 Komentar