Pada menit ke-80, Füllkrug sempat terlibat dalam skema serangan balik tiga lawan tiga, meski peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Namun kontribusinya tidak berhenti di situ. Menit ke-85 menjadi salah satu momen terbaiknya, ketika ia mengirim umpan panjang akurat untuk mengalihkan arah serangan.
Tak lama berselang, striker berusia 32 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya.
Ia memenangi duel udara, menjaga bola tetap hidup, lalu memberikan sentuhan cerdas kepada Christian Pulisic.
Sayangnya, peluang tersebut masih bisa digagalkan kiper Cagliari, Caprile.
Baca Juga:Siapa Manor Solomon? Pemain Israel yang Dibeli Fiorentina demi Lepas dari Zona DegradasiPalladino Tak Mau Duel Atalanta vs AS Roma Dijadikan Pertarungan Pribadi dengan Gasperini
Kehadiran Füllkrug di lini depan memberi dimensi baru bagi Milan. Ini menjadi sinyal positif bagi Allegri, yang baru memimpin sesi latihan pertamanya sejak 26 Desember lalu.
Usai laga, Allegri tak ragu melontarkan pujian untuk striker barunya tersebut.
“Bisa dibilang Fullkrug tampil sangat baik. Dia datang dengan antusiasme besar dan malam ini sangat berguna, terutama dalam duel udara dan melindungi bola. Dia baru bergabung, tetapi adaptasinya sangat cepat,” ujar Allegri.
Dengan Leao kembali tajam dan Fullkrug mulai menyatu dengan tim, AC Milan mengirim pesan kuat: mereka siap bersaing serius dalam perebutan gelar hingga akhir musim.
