RADARTASIK.ID – AC Milan membuka paruh kedua Serie A 2025/2026 dengan hasil manis.
Bertandang ke markas Cagliari pada laga pembuka pekan ke-18, Rossoneri sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0, Minggu (4/1) malam waktu setempat.
Gol semata wayang dicetak Rafael Leao, yang kembali dipercaya tampil sebagai starter setelah sempat absen cukup lama.
Baca Juga:Siapa Manor Solomon? Pemain Israel yang Dibeli Fiorentina demi Lepas dari Zona DegradasiPalladino Tak Mau Duel Atalanta vs AS Roma Dijadikan Pertarungan Pribadi dengan Gasperini
Gol winger asal Portugal itu bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga mengantar AC Milan ke puncak klasemen sementara Serie A.
Tambahan tiga poin membuat Milan kini mengoleksi keunggulan dua poin atas rival sekota mereka, Inter Milan, yang baru akan menjalani laga pekan ke-18 melawan Bologna di San Siro pada Senin (5/1) pukul 02.45 WIB.
Situasi ini memberi tekanan tersendiri bagi Nerazzurri, sementara Rossoneri menikmati awal yang ideal di bawah arahan pelatih anyar, Massimiliano Allegri.
Bagi tuan rumah, kekalahan ini tidak terlalu mengguncang posisi Cagliari.
Tim asal Sardinia tersebut masih berada dalam jarak aman, unggul lima poin dari zona degradasi, meski performa mereka dinilai belum sepenuhnya meyakinkan memasuki paruh kedua musim.
Namun, kemenangan Milan atas Cagliari tidak hanya berbicara soal gol Leao dan puncak klasemen.
Laga ini juga menjadi momen penting bagi Niclas Füllkrug, yang akhirnya mencatatkan debut resminya bersama AC Milan di Serie A.
Striker asal Jerman itu masuk pada menit ke-69, menggantikan Leao yang ditarik keluar untuk menjaga kebugarannya setelah absen hampir satu bulan.
Baca Juga:Syarat Lewandowski Gabung AC Milan: Rela Turun Gaji dan Menunggu Situasi Dusan VlahovicTak Mau Kalah dari Galatasaray, Fenerbahce Siap Jegal Langkah Juventus Datangkan Davide Frattesi
Meski hanya bermain sekitar 20 menit, penampilan Füllkrug langsung menarik perhatian media Italia.
Situs Calciomercato menilai Füllkrug menunjukkan karakteristik penyerang tengah murni—kuat secara fisik, cerdas dalam duel udara, dan aktif membantu rekan setim.
Nomor punggung 9 yang ia kenakan seolah mencerminkan perannya sebagai target man klasik, tipe yang selama ini dicari Milan.
Sejak sentuhan pertamanya pada menit ke-72, Füllkrug tampak cepat beradaptasi dengan ritme Serie A.
Ia beberapa kali terlibat duel keras dengan bek Cagliari, terutama Sebastiano Luperto, serta aktif membuka ruang dan memenangi pelanggaran penting yang membantu Milan menjaga keunggulan.
