TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Upaya peningkatan produktivitas pertanian di Kota Tasikmalaya kembali diperkuat melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyalurkan empat unit traktor roda empat dan dua unit rotavator kepada kelompok tani di wilayah Kawalu, Jumat (2/1/2026).
Bantuan alsintan tersebut diterima Kelompok Tani (Poktan) Urug dan bersumber dari dukungan Kementerian Pertanian.
Baca Juga:TPG Guru dan Utang Belanja Jadi Sorotan Awal Tahun, BPKAD Kota Tasikmalaya Dipanggil Wali KotaSedekah Jumat Al-Mumtaz, Ribuan Nasi Box Disalurkan untuk Warga Kota Tasikmalaya
Pemerintah daerah berharap alat ini mampu mempercepat pengolahan lahan sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi mengatakan, bantuan alsintan menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Empat traktor dan dua rotavator ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Ini sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar Viman.
Ia menilai sektor pertanian di Kota Tasikmalaya masih memiliki potensi besar, terutama di wilayah Kawalu, Purbaratu, Tamansari, dan Indihiang.
Namun, keterbatasan alat menjadi salah satu kendala utama petani dalam mengolah lahan secara optimal.
Karena itu, bantuan alsintan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya perawatan alat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Kota Konsolidasi Internal: Puluhan Personel Naik Pangkat, Jabatan Kunci BergantiPagi Hari Awal Tahun Tanpa di Meja Dinas, ASN Kota Tasikmalaya Diajak Lari
“Alat ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Kalau dijaga, dampaknya bisa dirasakan terus oleh petani,” terangnya.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Sinar Jaya Urug, Jaka, menyebut bantuan traktor berukuran besar sangat membantu petani, terutama dalam mempercepat proses pengolahan sawah dan kebun.
“Alhamdulillah, garapan jadi lebih mudah dan cepat. Sebelumnya hanya punya traktor kecil, sekarang ada traktor besar. Ini sangat membantu,” tuturnya.
Dengan tambahan alsintan tersebut, petani berharap efisiensi kerja meningkat dan produktivitas pertanian di Kawalu, Kota Tasikmalaya, bisa terdongkrak secara signifikan. (firgiawan)
