30 Ketua OSIS SMA dan SMK di Tasikmalaya Ikuti Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya

PEMBINAAN
Para peserta Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya Angkatan VII perwakilan KCD XII foto bersama usai mengikuti kegiatan, beberapa waktu lalu.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 30 siswa SMA dan SMK di bawah naungan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XII mengikuti Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya Angkatan VII yang digelar di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta pada 26 – 30 Desember 2025.

Para peserta merupakan perwakilan dari masing-masing sekolah di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, yang seluruhnya merupakan ketua OSIS. Masing-masing sekolah mengirimkan satu orang siswa untuk kemudian bergabung dengan peserta lain dari seluruh wilayah Jawa Barat.

Program pendidikan karakter ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2025 yang difokuskan pada reformasi pendidikan, penguatan karakter, serta transparansi.

Baca Juga:Aston Inn Tasikmalaya Sukses Gelar Dinner “Cinema All The Time”, Siap Bikin Gebrakan di 2026  Indosat Tingkatkan AIvolusi5G di Jakarta Raya, Hadirkan Jaringan Berbasis AI dan 5G

Melalui konsep Gapura Panca Waluya, pemerintah mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan berkarakter yang berlandaskan lima nilai utama, yakni cageur (sehat lahir batin), bageur (berakhlak baik), bener (jujur), pinter (cerdas), dan singer (terampil serta kreatif).

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dengan kegiatan terpusat di Mako Marinir TNI AL Cilandak.

Selama lima hari, para peserta mendapatkan pembinaan karakter, penguatan kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan melalui sistem pendidikan di lingkungan militer yang terstruktur dan terukur.

Perwakilan KCD Wilayah XII, Sinceu, menuturkan bahwa pendidikan karakter Gapura Pancawaluya dirancang untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk membentuk manusia utuh yang sehat, beretika, berilmu, serta tangguh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya kepada Radar, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan bahwa kelima nilai dalam pendidikan Pancawaluya menjadi perhatian utama selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, seluruh nilai tersebut relevan diterapkan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, dengan penekanan pada aspek tertentu sesuai kebutuhan daerah.

Baca Juga:Indosat Perkuat Kapasitas UMKM Melalui Workshop Literasi Digital GenSiHadirkan 17 Brand Kecantikan, Tasik Beauty Expo Tasikmalaya Dipadati Pengunjung

“Untuk Kota Tasikmalaya sendiri semua nilai ini relevan, tapi yang paling relevan menurut saya singer jeung bageur. Semua lima nilai ini menjadi perhatian khusus dalam pendidikan Pancawaluya,” katanya.

Melalui program ini, Sinceu berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga mampu tertanam dalam sikap dan perilaku peserta didik.

0 Komentar