Manajemen tak ingin situasi ini berlarut-larut, mengingat jadwal padat dan target tinggi yang dibebankan kepada tim utama.
Perpisahan ini terasa semakin mengejutkan jika menilik rekam jejak Maresca.
Ia ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada musim panas 2024, tak lama setelah membawa Leicester City promosi ke Premier League.
Dalam satu-satunya musim penuh bersama The Blues, Maresca sukses mempersembahkan dua trofi: UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Baca Juga:Siapa Alexsandro Amorim? “Deco Baru” dari Portugal yang Dipantau Langsung Pemandu Bakat AC MilanMedia Italia Ungkap Alasan Klasik AC Milan Siap Jual Ruben Loftus-Cheek di Bursa Transfer Januari
Tak hanya itu, ia juga membawa Chelsea finis di peringkat keempat liga, sekaligus mengamankan tiket kembali ke Liga Champions.
Perjalanan Karier Maresca
Karier kepelatihan Maresca terbilang unik. Ia memulai sebagai asisten pelatih di Italia, lalu bekerja bersama Vincenzo Montella di Sevilla dan Manuel Pellegrini di West Ham.
Namanya semakin dikenal saat bergabung dengan Manchester City pada 2020.
Di Etihad, Maresca dipercaya menangani tim cadangan dan membawa mereka menjuarai Premier League 2.
Pep Guardiola dikenal sangat menghargai kapasitas taktisnya. Meski sempat gagal dalam periode singkat bersama Parma, Maresca kembali ke staf City sebelum akhirnya menerima tantangan di Leicester dan kemudian Chelsea.
Kini, masa depan Maresca kembali menjadi tanda tanya besar.
Dengan rekam jejak trofi dan pengalaman di klub elite, kecil kemungkinan ia akan lama menganggur.
Pertanyaannya tinggal satu: ke mana langkah Enzo Maresca selanjutnya setelah drama singkat namun intens di Stamford Bridge?
