Igli Tare Akan Temui Presiden Lazio, AC Milan Ingin Barter Ruben Loftus-Cheek dengan Mario Gila

Ruben Loftus-Cheek
Ruben Loftus-Cheek Tangkapan layar Instagram@rlc
0 Komentar

Lazio menilai, reunian tersebut bisa mengembalikan performa terbaik Loftus-Cheek, sekaligus meningkatkan daya saing tim.

Dari sisi finansial, kesepakatan ini tidak sederhana. Loftus-Cheek menerima gaji kotor sekitar €5 juta per musim di Milan, setara dengan Rp86,5 miliar (perkiraan kurs €1 = Rp17.300).

Jika Lazio mengajukan opsi peminjaman hingga akhir musim, mereka harus menanggung sekitar €2,5 juta kotor, atau sekitar Rp43,25 miliar.

Baca Juga:Acerbi Tertarik Pindah ke Arab, Inter Ngebut Datangkan Anak Buah Inzaghi di Al-HilalAS Roma Selangkah Lagi Datangkan Raspadori, Lazio Lepas Taty Castellanos ke West Ham

Menurut jurnalsi Italia, Alfredo Pedullà, angka inilah yang saat ini menjadi dasar negosiasi antara kedua klub.

Loftus-Cheek sendiri dikabarkan terbuka dan antusias untuk kembali bekerja di bawah Sarri.

Namun, kontras mencolok muncul jika dibandingkan dengan situasi Mario Gila.

Bek Lazio tersebut saat ini hanya menerima gaji sekitar €500 ribu per musim, atau setara Rp8,65 miliar, dan tengah menginginkan peningkatan signifikan dalam kontrak barunya.

Fakta menarik lainnya, kontrak Loftus-Cheek dan Gila sama-sama berakhir pada 30 Juni 2027, tanpa prospek perpanjangan dalam waktu dekat.

Kondisi ini membuka peluang terjadinya skema pertukaran pemain, dengan penyesuaian nilai transfer yang berbeda tetapi dianggap adil bagi kedua klub.

Namun, agar skenario tersebut benar-benar terwujud, satu syarat utama harus dipenuhi: Igli Tare dan Claudio Lotito harus mencapai kesepakatan langsung.

Sejarah panjang keduanya bisa menjadi keuntungan, tetapi juga potensi hambatan.

Bursa transfer Januari masih panjang, tetapi pertemuan ini bisa menjadi titik balik penting bagi Milan dan Lazio dalam menentukan arah skuad mereka hingga akhir musim.

0 Komentar