Feasibility Study untuk Pinjaman Rp 230 Miliar Kabupaten Tasikmalaya Rampung

pinjaman pembangunan daerah
gambar ilustrasi: radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hasil feasibility study (FS) usulan pinjaman daerah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk pembangunan sejumlah ruas jalan kabupaten telah selesai dan dipresentasikan.

Kajian tersebut disusun tim ahli akademisi Universitas Siliwangi (Unsil) dan telah disampaikan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

FS ini menjadi analisis mendalam untuk menilai kelayakan proyek pembangunan ruas jalan dari berbagai aspek. Meliputi teknis, ekonomi atau finansial, hukum, lingkungan, operasional, dan sosial.

Baca Juga:Hendra Budiman dan Bisik-bisik yang Terlalu Besar!Pasal-Pasal Tetangga Nyusahin, Regulasi Hukum di Balik Pagar Rumah!

Kajian dilakukan untuk memastikan proyek dapat berjalan dengan baik, memberikan nilai tambah, serta mengidentifikasi risiko dan potensi keuntungan secara objektif.

Wildan Nuruzzaman ST, Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan hasil kajian FS oleh tim ahli Unsil telah rampung dan dipresentasikan kepada PT SMI.

“Hasil kajiannya, secara kajian teknis dan kajian ekonomi sudah memenuhi syarat dan layak untuk dilaksanakan saat proses pelaksanaan sesuai dengan ketentuan dari PT SMI,” ujar Wildan.

Ia menyebutkan, usulan pinjaman daerah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk pembangunan ruas jalan kabupaten sebesar Rp230 miliar berpeluang besar disetujui oleh PT SMI.

“Tinggal menunggu jadwal pelaksanaan akan dimulai Minggu ketiga kedepannya setelah proses administrasi anggaran tahun 2026 telah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Risnandar Nurdianto, menambahkan bahwa pinjaman daerah untuk pembangunan infrastruktur jalan tersebut mencakup 32 kegiatan pada 31 ruas jalan kabupaten.

“Ada dua kegiatan dalam satu ruas yaitu ruas jalan Papayan-Cikalong dan penanganan Blok Cigedang di Ruas Jalan Papayan-Cikalong,” ungkapnya.

Baca Juga:Ciamis Membuktikan: Dari Komitmen Jadi Prestasi, Rp24 Miliar Kembali untuk Rakyat!Refleksi Pergantian Tahun: Memoles Kembali Kaca Partai Politik yang Mulai Buram!

Risnandar menjelaskan, total anggaran pinjaman daerah yang diusulkan sebesar Rp230 miliar semua ruas jalan tersebut. Adapun proses pencairan anggaran pembangunan ruas jalan dari pusat tidak dilakukan sekaligus, melainkan bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh PT SMI. (Diki Setiawan)

0 Komentar