Klub asal Friuli itu bahkan diklaim telah mencapai kesepakatan lisan dengan sang pemain, yang mulai ragu terhadap rencana karier yang ditawarkan Milan.
Namun, plot twist datang dari Turin.
Fabrizio Romano kemudian mengungkap bahwa Juventus secara mengejutkan menyamai tawaran AC Milan dan melangkah lebih jauh dengan janji konkret: Arizala akan diproyeksikan langsung ke tim utama.
Tawaran ini menjadi faktor penentu, terutama bagi pemain muda yang ingin mempercepat perkembangan kariernya.
Dengan pendekatan tersebut, Juventus berhasil membajak negosiasi di detik-detik akhir.
Baca Juga:Galatasaray Tak Serius, Inter Ingin Perpanjang Kontrak Calhanoglu Tanpa Kenaikan GajiFenerbahce Siap Beli Nkunku Rp612 Miliar, Tare Ingin Bawa Mantan Kapten Inter ke AC Milan
Kesepakatan kini disebut hampir rampung, sementara Milan harus menerima kenyataan pahit bahwa rencana mereka gagal total.
Jika transfer ini benar-benar tuntas, Milan bukan hanya kehilangan target potensial, tetapi juga kembali menunjukkan kelemahan klasik mereka di bursa transfer: lamban dalam mengambil keputusan final, sehingga memberi ruang bagi rival langsung untuk menyerobot.
Bagi Juventus, ini adalah manuver cerdas—mengamankan talenta muda dengan biaya relatif rendah, sekitar Rp51 miliar, namun berpotensi memberi dampak besar di masa depan.
