Performa Vivo V50 ditopang oleh Snapdragon 7 Gen 3 yang masih relevan untuk kebutuhan multitasking dan hiburan harian.
Pengujian menunjukkan ponsel ini mampu menjalankan game populer dengan frame rate stabil, meski tidak seagresif generasi yang lebih baru.
Keunggulan lain Vivo V50 terletak pada manajemen daya yang efisien, sehingga performa tetap konsisten tanpa cepat menguras baterai.
Baca Juga:Nubia Air disebut Membawa Standar Baru Smartphone Tipis dengan Ketahanan di Atas Rata-rataTablet Kerja Ekstrem, Samsung Galaxy Tab Active 5 Pro, Saat Produktivitas Tak Boleh Tumbang di Lapangan
Untuk sektor fotografi, kamera Vivo V50 mengusung konfigurasi utama 50 MP dengan OIS yang menghasilkan foto tajam dan minim blur.
Lensa ultrawide 50 MP serta mode warna baru memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan karakter foto sesuai gaya masing-masing.
Kemampuan perekaman video 4K 30 FPS juga tersedia, meski stabilisasi masih memerlukan dukungan tambahan agar hasil lebih optimal.
Di pasar domestik, harga Vivo V50 berada di kisaran Rp6 juta hingga Rp7 jutaan, menjadikannya pilihan menarik di kelas menengah.
Jika dibandingkan secara menyeluruh, Vivo V60 unggul pada layar, daya tahan bodi, serta performa grafis yang lebih agresif.
Sementara itu, Vivo V50 tetap relevan bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas, efisiensi, dan pengalaman kamera yang konsisten.
Pada akhirnya, pilihan antara keduanya bergantung pada prioritas, apakah mengejar inovasi terbaru atau memilih keseimbangan yang sudah teruji.
