GARUT, RADARTASIK.ID – Ratusan atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Garut mengikuti Paralympic tingkat Kabupaten Garut. Kegiatan itu digelar di Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Senin (29/12/2025).
Ketua NPCI Kabupaten Garut Komara mengatakan, kegiatan tiu digelar selama dua hari, mulai 29 sampai 30 Desember 2025. Ia menyebut, persiapan kegiatan ini mepet. “Karena waktunya mepet hanya satu minggu kita persiapan,” katanya.
Karena siswa-siswi SLB sudah memasuki masa libur sekolah, sehingga pihaknya berinisiatif menggelar ajang paralympic dengan mengirimkan surat ke setiap kecamatan di Kabupaten Garut.
Baca Juga:Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak
Beruntung, dengan waktu yang singkat, antusias peserta cukup tinggi dengan hadirnya perwakilan dari 42 kecamatan di Garut. “Alhamdulillah dari masing-masing kecamatan ada hadir, atlet dari 42 kecamatan itu ada 125 orang,” katanya.
Ia menyebut, sudah banyak atlet dari NPCI Kabupaten Garut sudah mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional. Mereka mengikuti ASEAN Para Game dan ajang nasional di Solo beberapa waktu lalu. “Ada tujuh perwakilan,” katanya.
Komara berharap melalui ajang itu bisa memunculkan atlet baru untuk kembali bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Mudah-mudahan acara Perparkab ini menghasilkan atlet atlet yang potensial untuk mengganti mereka mereka yang sudah senior gitu,” katanya.
Pada ajang ini hanya ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan. Di antaranya renang, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan atletik. “Hanya lima cabor, berhubung keterbatasan anggaran fasilitas dan yang lainnya,” tambahnya.
Ia mengatakan sebetulnya keseluruhan ada 17 cabang olahraga yang dipertandingkan di provinsi maupun nasional. “Cuma kami hanya bisa melaksanakan lima cabor,” pungkasnya. (AgiSugiana)
Agi sugiana/radar tasikmalaya
BERTANDING. Atlet disabilitas saat mengikuti ajang Paralympic tingkat Kabupaten Garut, kemarin.
