Di sisi lain, Jay Idzes tak kalah mencuri perhatian.
Bek kelahiran tahun 2000 itu didatangkan Sassuolo dari Venezia pada bursa transfer musim panas lalu dengan nilai 8 juta euro plus bonus, setara kurang lebih Rp137,6 miliar.
Transfer tersebut diresmikan pada 9 Agustus, dan Idzes sempat memulai debutnya dari bangku cadangan sebelum akhirnya menjadi starter reguler.
Dalam 16 pertandingan beruntun, Jay Idzes selalu bermain penuh selama 90 menit.
Ia menjadi tulang punggung pertahanan tim asuhan Fabio Grosso, menunjukkan ketenangan, kekuatan fisik, serta kemampuan membaca permainan yang matang.
Baca Juga:Theo Hernandez: Beberapa Orang di AC Milan Tak Senang Lihat Saya Memakai Kaos Paolo MaldiniAllegri Batalkan Niat AC Milan Barter Pemain dengan Juventus
Konsistensi inilah yang membuat nilai pasarnya melonjak drastis hanya dalam waktu kurang satu musim.
Media Italia Tuttomercatoweb bahkan menyebut nilai gabungan duet bek tengah Sassuolo, Muharemovic dan Jay Idzes, kini mencapai sekitar 40 juta euro, atau setara Rp688 miliar.
Angka tersebut mencerminkan betapa strategisnya kedua pemain ini bagi Sassuolo, baik dari sisi teknis maupun aset ekonomi klub.
Bagi Jay Idzes, lonjakan nilai pasar ini menjadi pengakuan atas performanya di level tertinggi sepak bola Italia.
Statusnya sebagai figur kunci tim nasional Indonesia semakin memperkuat daya tariknya di mata klub-klub Eropa.
Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Sassuolo akan dihadapkan pada tawaran besar dalam waktu dekat, sekaligus membuka babak baru dalam karier bek andalan Garuda tersebut.
