BANJAR, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar memfasilitasi pertemuan antara pengelola dapur MBG/SPPG (Makan Siang Gratis/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dengan koordinator Koperasi Merah Putih (KMP).
Pertemuan itu terkait pemenuhan bahan baku.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Gunung Sangkur Sekretariat Daerah (Setda) Kota Banjar, Senin (29/12/2025). Dihadiri perwakilan dapur MBG/SPPG, Koordinator KMP dan instansi terkait lainnya.
“Pemerintah Kota Banjar memfasilitasi pertemuan ini untuk menyamakan persepsi perihal kolaborasi KMP dengan dapur MBG/SPPG dalam pemanfaatan bahan baku,” ucap Wali Kota Banjar H Sudarsono, Senin (29/12/2025).
Baca Juga:Debu Penggilingan Batu Menyelimuti Permukiman, Warga Brigjen Wasita Kusuma Terkena Dampak!Jalani Sidang Pledoi, Endang Juta Minta Dibebaskan dari Segala Tuntutan
Pihaknya meminta pengelola dapur MBG/SPPG, agar membuat list harga-harga bahan baku yang digunakan untuk MBG ke para penerima bantuan.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap menu MBG yang disajikan. Apakah harganya sesuai Rp10.000 atau justru di bawah.
“Awal tahun 2026 nanti akan bentuk tim satgas untuk melakukan pengawasan menu MBG ke sekolah-sekolah. Sehingga riil menu MBG yang diberikan akan diketahui berapa harganya,” jelasnya.
Koordinator KMP Kota Banjar Bubung mengatakan, butuh kolaborasi antara KMP dengan dapur MBG.
“KMP dengan dapur MBG harus berkolaborasi dalam memasarkan produk-produknya untuk memenuhi bahan baku di dapur,” singkatnya.
Korwil SPPG Kota Banjar, Diki, mengatakan kolaborasi KMP dengan dapur MBG/SPPG dalam pemenuhan bahan baku bagus dan harus didukung.
“Harus kita dukung, apalagi kebutuhan bahan baku semua harus dari lokal (Kota Banjar). Kalau ada dari luar, nanti harus dikaji dulu seperti apa,” singkatnya. (Anto Sugiarto)
