Impian Ronaldo Sebelum Pensiun: Patahkan Rekor Gelar Lionel Messi

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo merayakan golnya yang ke-907 dalam kemenangan Al Nassr atas Al Shabab 2-1 di Saudi Pro League, Sabtu, 19 Oktober 2024. (Al Nassr FC/X)
0 Komentar

Sementara itu, Ronaldo baru mengoleksi 35 gelar sepanjang kariernya bersama Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga Al-Nassr, serta bersama tim nasional Portugal.

Selisih 11 trofi menjadi jurang besar yang harus dikejar. Secara matematis, Ronaldo membutuhkan setidaknya 12 gelar tambahan untuk melampaui rekor Messi, dengan catatan sang bintang Argentina tidak lagi menambah koleksi trofinya.

Sebuah misi yang terkesan nyaris mustahil, mengingat usia Ronaldo dan realitas kompetisi yang kini ia jalani di Arab Saudi.

Baca Juga:Lautaro Bawa Inter ke Puncak Klasemen, Media Italia Beri Nilai 7,5Cristian Chivu Ogah Tanggapi Perang Urat Saraf Conte: Kalau Ada yang Ingin Buat Keributan, Silakan Saja

Namun, sejarah karier Ronaldo selalu dipenuhi dengan cerita menantang logika. Ia berkali-kali membuktikan bahwa batas usia, liga, dan ekspektasi publik bukanlah penghalang.

Di Al-Nassr, Ronaldo masih menjadi pusat proyek klub, figur utama di lapangan, sekaligus magnet global yang membawa ambisi besar, baik di level domestik maupun kontinental Asia.

Lebih dari sekadar angka, obsesi Ronaldo terhadap trofi mencerminkan mentalitas kompetitif yang tak pernah padam.

Bagi CR7, bermain bukan hanya soal menikmati sisa karier, melainkan terus menantang diri sendiri dan sejarah.

Ia tahu jalannya berat, tetapi seperti yang sudah sering ia tunjukkan, selama masih ada peluang—sekecil apa pun—Ronaldo akan terus mengejarnya.

Apakah impian mematahkan rekor Lionel Messi bisa terwujud? Waktu yang akan menjawab.

Namun satu hal pasti: hingga hari terakhirnya di lapangan, Cristiano Ronaldo tidak akan berhenti bermimpi besar.

0 Komentar