“Upah penting, tapi kami juga butuh pelatihan dan akses ke industri. Biar siap kerja, bukan cuma siap digaji,” ucapnya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyatakan akan terus mendorong iklim usaha yang kondusif seiring penerapan UMK dan UMSK.
Evaluasi kebijakan, termasuk pembenahan penerapan upah sektoral, disebut akan dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga:Beraksi Puluhan Kali! Komplotan Ganjal ATM Lintas Provinsi Dibekuk di Kota Tasikmalaya, Begini KronologinyaBeraksi 7 Bulan, Komplotan Pencuri Mobil Lintas Daerah Diringkus Polisi di Kota Tasikmalaya
Bagi para pencari kerja, penetapan UMK 2026 menjadi sinyal arah kebijakan ketenagakerjaan tahun depan.
Namun lebih dari sekadar angka, mereka berharap pemerintah daerah mampu memastikan terbukanya lapangan kerja yang nyata melalui investasi, ekspansi usaha, dan program penyerapan tenaga kerja di Kota Tasikmalaya. (ayu sabrina)
