Setelah itu, nama Brooke Norton-Cuffy dari Genoa muncul sebagai target potensial.
Ketertarikan ini dinilai bukan kebetulan, mengingat kemungkinan kesepakatan yang bisa membantu Genoa memenuhi permintaan transfer pelatih Daniele De Rossi melalui dana hasil penjualan bek sayap tersebut.
Fokus Utama: Gelandang Pengatur Serangan
Prioritas terbesar Juventus tetap berada di lini tengah. Klub kembali mengevaluasi Pierre-Emile Hojbjerg, namun Marseille dilaporkan masih enggan melepas sang pemain.
Baca Juga:Media Inggris: Mainoo Nekat Tinggalkan Manchester United demi NapoliCorinthians Tolak Tawaran AC Milan untuk Hugo Souza, Juventus Mulai Bidik Bek Bournemouth
Di sisi lain, mimpi besar Bianconeri adalah Sandro Tonali. Gelandang Newcastle United itu dianggap sebagai profil ideal yang mampu memuaskan semua pihak.
Namun, faktor finansial menjadi kendala utama karena nilai transfernya saat ini berada di luar jangkauan Juventus, meski keinginan Tonali untuk kembali ke Italia patut diwaspadai.
Nama Davide Frattesi juga masuk dalam daftar. Menurut Gazzetta, gelandang Inter Milan tersebut diusulkan oleh pihak klub karena berpotensi meninggalkan Nerazzurri jika situasi internal berubah.
Rekomendasi Algoritma: “Calhanoglu dari Hungaria”
Menariknya, pendekatan modern ala Damien Comolli turut memunculkan nama baru dari hasil analisis data dan algoritma.
Juventus dikabarkan disarankan merekrut Alex Tóth László, gelandang muda Ferencváros asal Hungaria.
Para pengamat bahkan menyebutnya sebagai “Calhanoglu dari Hungaria” karena gaya bermain dan visi permainannya.
Alex Tóth, lahir di Budapest pada 23 Oktober 2005, kini berusia 20 tahun. Ia berposisi sebagai gelandang tengah dengan kaki dominan kanan dan memiliki tinggi 1,81 meter.
Baca Juga:Mantan Striker Inter Milan Berencana Gantung Sepatu Usai Pembunuhan Pemain BarcelonaRabiot Siap Buat Tato Perdana Jika AC Milan Raih Scudetto
Saat ini, ia terikat kontrak dengan Ferencvárosi TC hingga 30 Juni 2028.
Nilai pasar pemain muda ini diperkirakan mencapai Rp139,05 miliar, angka yang masih tergolong terjangkau bagi Juventus jika dibandingkan target-target lain di level elite Eropa.
Dengan kombinasi pendekatan tradisional dan analisis berbasis data, Juventus tampaknya serius membangun fondasi baru.
Bursa transfer Januari akan menjadi panggung awal untuk melihat sejauh mana ambisi Bianconeri benar-benar diwujudkan.
