RADARTASIK.ID – Saga transfer Davide Frattesi kembali memanas jelang dibukanya bursa transfer Januari.
Juventus dikabarkan belum menyerah untuk memboyong gelandang milik Inter Milan tersebut, namun Nerazzurri telah memasang harga dan syarat tegas yang tak mudah dipenuhi oleh rival abadinya itu.
Frattesi sejatinya sudah beberapa kali dikaitkan dengan pintu keluar Inter.
Untuk jendela transfer ketiga secara beruntun, gelandang tim nasional Italia itu disebut mulai mempertimbangkan masa depannya, terutama karena keterbatasan menit bermain reguler di bawah arahan Chivu.
Baca Juga:Napoli Juara Supercoppa Italia, Conte Akui Timnya Tak Lebih Hebat dari AC Milan, Inter atau JuventusAFC Berulah, Duel AC Milan vs Como di Australia Resmi Batal
Meski kerap tampil sebagai supersub dan penentu di laga-laga besar, Frattesi ingin peran yang lebih sentral dalam tim.
Situasi inilah yang coba dimanfaatkan Juventus. Menurut laporan dari Italia, pihak Bianconeri telah mengajukan permintaan informasi konkret kepada manajemen Inter.
Kontak tersebut bukan sekadar rumor, melainkan sudah sampai ke meja para eksekutif Nerazzurri.
Juventus memang sedang berburu gelandang dengan karakter menyerang, sosok yang mampu menusuk kotak penalti dan produktif mencetak gol dari lini kedua.
Dalam daftar pelatih Luciano Spalletti, nama Frattesi langsung berada di posisi teratas.
Ketertarikan ini bukan hal baru, mengingat Spalletti pernah mengincarnya sejak masih menangani Napoli dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Frattesi di tim nasional Italia.
Inter sendiri tidak menutup pintu sepenuhnya. Namun, mereka menegaskan satu hal penting: Frattesi hanya bisa pergi dengan syarat Inter, bukan syarat Juventus.
Baca Juga:Minim Dana Transfer, AC Milan dan Lazio Bisa Barter Pemain: Ruben Loftus-Cheek Tukar Mario GilaAC Milan Ganggu Rencana AS Roma Datangkan Joshua Zirkzee
Tidak ada skema pinjaman, tidak ada diskon harga, dan tidak ada negosiasi setengah-setengah.
Syarat pertama yang dipatok Inter adalah transfer permanen dengan nilai penuh €35 juta. Jika dikonversikan ke mata uang Indonesia, angka tersebut setara dengan sekitar Rp590–600 miliar (dengan asumsi kurs €1 sekitar Rp17.000).
Harga ini dianggap wajar oleh Inter, mengingat kontrak Frattesi masih berlaku hingga 30 Juni 2028, yang membuat posisi tawar Nerazzurri sangat kuat.
Syarat kedua bahkan lebih rumit. Inter meminta Juventus menyertakan pemain sebagai bagian dari kesepakatan, guna menyeimbangkan beban finansial.
Sosok yang diinginkan Inter sudah jelas: Khephren Thuram. Gelandang muda Prancis itu dinilai memiliki profil fisik, teknik, dan potensi jangka panjang yang cocok dengan proyek Inter.
