BYD dan VinFast Janji Tidak Naikkan Harga Mobil Listrik di 2026, Ini Daftar Harga Per Desember

Mobil Listrik
BYD dan VinFast Janji Tidak Naikkan Harga Mobil Listrik di 2026, Ini Daftar Harga Per Desember
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia tengah menghadapi tantangan besar seiring rencana penghentian insentif mobil listrik mulai awal 2026.

Meski demikian, dua pemain besar di segmen EV, BYD dan VinFast, memastikan harga mobil listrik mereka tidak akan naik, meskipun insentif impor CBU dan PPN 10% resmi dihentikan pemerintah.

Komitmen ini menjadi angin segar bagi konsumen, terutama di tengah kekhawatiran kenaikan harga akibat berakhirnya berbagai fasilitas pajak dan bea masuk kendaraan listrik.

Insentif Mobil Listrik Dihentikan, Harga EV Terancam Naik

Baca Juga:Daftar Lengkap Mobil Listrik Rp400 Jutaan di Indonesia 2025, Dari AION hingga WulingCari Mobil Listrik dengan Sunroof? Ini Deretan Model Terbaik di Indonesia, Mulai Rp300 Jutaan

Penghentian insentif kendaraan listrik berpotensi memberikan dampak besar terhadap pasar otomotif nasional.

Institute for Essential Services Reform (IESR) sebelumnya memperkirakan potensi manfaat ekonomi hingga Rp544 triliun per tahun bisa hilang jika insentif EV dihentikan.

Risiko kenaikan harga mobil listrik muncul akibat berakhirnya insentif PPN 10% dan dihapuskannya pembebasan bea masuk impor CBU mobil listrik.

Kondisi ini membuat banyak pihak memprediksi harga EV di Indonesia akan meningkat signifikan mulai 2026.

BYD Siap Produksi Lokal, Harga Tetap Stabil

Di tengah ketidakpastian tersebut, BYD Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga harga jual tetap stabil, bahkan saat produksi lokal dimulai.

BYD akan mulai merakit mobil listrik di pabrik Subang Smartpolitan, Jawa Barat, pada awal 2026.

Pabrik ini berdiri di atas lahan 108 hektare, dengan kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun dan nilai investasi sekitar Rp11,7 triliun.

Baca Juga:Han Ji Min, Park Sung Hoon, dan Lee Ki Taek Bintangi Drama Korea Baru, Tayang Tahun 2026Time Travel Ubah Nasib Ji Sung di Drakor Baru Bertema Hukum, The Judge Returns

Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan, memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan maupun penurunan harga, meski status kendaraan berubah dari CBU menjadi rakitan lokal.

Saat ini, BYD memasarkan berbagai model unggulan seperti Atto 1, Dolphin, Atto 3, M6, Seal, dan Sealion 7.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales BYD sepanjang Januari–November 2025 mencapai 40.151 unit, menandakan kuatnya permintaan pasar.

VinFast Tegaskan Harga Tidak Berubah

Meski Dirakit LokalHal serupa disampaikan VinFast Indonesia. CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan bahwa harga mobil listrik VinFast tidak akan berubah meski unit dirakit di pabrik Subang mulai 2026.

0 Komentar