Pelajar Meninggal di Jalan Jendral Sudirman Diduga Ulah Geng Motor, Kepsek SMPN 2 Ciamis: Masih Simpang Siur

Pelajar Meninggal di Jalan Jendral Sudirman Ciamis, Senggolan Motor, Jatuh dan Tertabrak Mobil
Tempat kejadian kecelakaan tiga siswa SMPN 2 Ciamis telah dipasangi tanda oleh Satlantas Polres Ciamis di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Senin (22/12/2025). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

Terkait kondisi dua siswa yang mengalami luka ringan, Amar menyebutkan keduanya belum kembali bersekolah karena masih mengalami trauma.

“Kedua siswa yang kecelakaan ini masih trauma, sehingga belum masuk sekolah. Jadi tidak bisa memberikan keterangan kejadian kecelakaan tersebut,” katanya.

Dengan adanya kejadian tersebut, SMPN 2 Ciamis berharap peristiwa serupa tidak terulang. Sekolah menegaskan kembali pentingnya kepatuhan terhadap program jam malam yang diterapkan sekolah dan pemerintah daerah, yakni maksimal pukul 21.00 WIB siswa sudah berada di rumah.

Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!

Selain itu, siswa SMP juga dilarang mengendarai sepeda motor dan diwajibkan menggunakan helm saat dibonceng.

“Kejadian kecelakaan ini menjadi pembelajaran bersama, agar tidak terulang kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMPN 2 Ciamis Bidang Kesiswaan, Wiwin Taswilin, menambahkan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada orang tua terkait pemberlakuan jam malam dan larangan penggunaan sepeda motor bagi siswa.

“Bahkan sekolah pun langsung melibatkan kepolisian ketikan memberikan sosialisasi atau imbauan ke siswa untuk tidak boleh menggunakan motor dan pemberlakuan jam malam,” katanya.

Ia menjelaskan, sekolah juga secara rutin menerapkan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Menjelang libur sekolah yang dimulai 24 Desember 2025, pihak sekolah berencana kembali mengingatkan orang tua saat pembagian rapor pada Selasa (22/12/2025) agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“Jelang liburan ini, saat pengambilan rapor akan kita tekankan kepada orang tua siswa menjaga dan mengawasi anaknya. Kemudian, di mana pun saat bersama teman atau keluarga harus berhati-hati,” ujarnya.

Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di TasikmalayaAnggota DPRD Jabar Arip Rachman Lakukan Pengawasan Pemerintahan dengan Temu Warga: Pajak Kembali untuk Rakyat

Wiwin juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Rizqi Azis Pratama (15). Menurutnya, almarhum dikenal sebagai siswa yang rajin dan humoris. “Rizqi di sekolah dikenal sosok yang rajin dan humoris,” pungkasnya. (riz)

0 Komentar