Graziani Akui De Rossi Punya Keberanian Seperti Mourinho: Tetap Menyerang Meski Kehilangan Pemain

Daniele De Rossi
Daniele De Rossi Foto: Tangkapan layar Instagram@genoacfc
0 Komentar

“Bermain dengan sembilan pemain, tidak mengganti siapa pun, dan hampir menang—itu luar biasa,” tegasnya.

Dalam obrolan santai bersama Daniele Adani, Graziani bahkan mengaku terkejut dengan keberanian De Rossi.

“Malam ini De Rossi mengejutkan saya dengan cara yang sangat positif. Saya tidak tahu berapa banyak pelatih yang berani menarik keluar bek seperti Martin dan memberi tim dorongan ekstra,” pungkasnya.

Baca Juga:Media Italia: AC Milan dan Juventus Tak Tertarik Datangkan Sergio RamosJurnalis Italia: Bologna dan AS Roma Bukti Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan

Pendekatan De Rossi dinilai mencerminkan keberanian dan identitas yang jelas. Meski kalah, Genoa tidak kehilangan wajahnya.

Mereka tetap mencoba bermain, menekan di momen-momen tertentu, dan tidak sekadar menunggu kekalahan datang.

Bagi Genoa, kekalahan ini memang membuat mereka tertahan di urutan 16 dalam klasemen dan hanya unggul dua poin dari Verona di zona degradasi.

Namun bagi De Rossi, nilai pertandingan ini tampaknya melampaui posisi di klasemen atau hasil akhir di lapangan.

Meski skor tidak berpihak, karakter timnya justru mendapat pengakuan luas.

Dalam sepak bola Italia yang kerap pragmatis, keberanian De Rossi untuk tetap menyerang meski kehilangan pemain menjadi sinyal kuat tentang filosofi yang ingin ia bangun.

Kalah di papan skor, Genoa menang dalam hal sikap. Dan bagi banyak pengamat, itulah fondasi penting bagi De Rossi dalam perjalanan kepelatihannya.

Sebuah jejak awal yang mengingatkan publik pada Mourinho di masa-masa terbaiknya saat menaklukkan Italia.

0 Komentar