Tanggulangi Kemiskinan, Pemkot Tasikmalaya Tunggu Finalisasi Data DTSEN

kemiskinan di Kota Tasikmalaya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara memimpin Rapat Koordinasi TKPK Kota Tasikmalaya di Aula Bappelitbangda, Selasa (16/12/2025). (istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menekan angka kemiskinan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tasikmalaya yang digelar Selasa (16/12/2025) di Aula Bappelitbangda dan dipimpin Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara.

Wakil Wali Kota Diky Candra menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan multidimensional yang tidak dapat ditangani oleh pemerintah saja.

Baca Juga:Jabar Tertinggi Realisasi Kredit Perumahan, Moratorium Izin oleh KDM Disorot Pemerintah PusatSatu Nama Masuk Dua Kandidat Eselon II karena Berdasarkan Rumpun dan Manajemen Talenta

Karena itu, diperlukan sinergi antarperangkat daerah serta kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, lembaga zakat, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan, menuntut peran serta berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menyampaikan, berdasarkan data tahun 2025 jumlah penduduk miskin di Kota Tasikmalaya tercatat sebanyak 75.220 orang atau setara 10,84 persen. Angka tersebut turun 0,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemkot Tasikmalaya juga masih menunggu finalisasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025 yang ditargetkan diterima pada akhir tahun untuk memperkuat basis data dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.

Diky Candra juga memaparkan realisasi anggaran penanggulangan kemiskinan hingga 28 November 2025 yang telah mencapai Rp110,48 miliar atau 81,54 persen dari total pagu Rp135,49 miliar.

Anggaran tersebut dialokasikan sesuai Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) dan Rencana Aksi Tematik Kemiskinan Tahun 2025, dengan penekanan pada peningkatan efektivitas program dan ketepatan sasaran.

Berbagai program prioritas Pemkot Tasikmalaya turut disinergikan dalam upaya tersebut, di antaranya Tasik Pintar di bidang pendidikan, Tasik GEMAS di sektor kesehatan, Tasik Religius melalui optimalisasi zakat dan peran pesantren, Tasik Pelak untuk pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, serta Tasik Nyaman dan Tasik Resik yang menyasar aspek perumahan dan lingkungan.

Baca Juga:Pertashop Bantarsari Kota Tasikmalaya: BBM Lebih Dekat, Layanan Lebih LayakMenjahit Silaturahmi di Ruang Redaksi!

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota berharap rapat koordinasi ini menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Kesepakatan yang dibangun harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar rekomendasi di atas kertas,” tegasnya. (Firgiawan)

0 Komentar