Kemiskinan Ciamis Terus Menurun, BPS Cata Perbaikan di 2020-2025

warga miskin di ciamis
gambar ilustrasi: gemini.ai
0 Komentar

Sementara itu, Sekretaris Desa Panyingkiran, Yana Mulyana, menjelaskan bahwa APBDes 2025 Desa Panyingkiran sebesar Rp1.809.228.100 dengan Dana Desa Rp1.070.383.000. Dari Dana Desa tersebut, maksimal 20 persen dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bagi masyarakat miskin yang tidak menerima bantuan sosial lain seperti PKH atau BPNT.

“Desa pun menganggarkan untuk BLT DD sekitar 12 persen sebanyak 35 KPM di total Rp126 juta. Mereka yang mendapatkan BLT DD untuk masyarakat miskin ekstrem yaitu lansia, pekerjaan tak tentu penghasilannya yang disetujui musyawarah desa, nantinya mereka mendapatkan setiap bulannya Rp300 ribu per bulan atau per tahun Rp3,6 juta,” ujarnya.

Ia menambahkan, BLT Dana Desa diharapkan menjadi stimulan peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, baik untuk membuka usaha maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:Jabar Tertinggi Realisasi Kredit Perumahan, Moratorium Izin oleh KDM Disorot Pemerintah PusatSatu Nama Masuk Dua Kandidat Eselon II karena Berdasarkan Rumpun dan Manajemen Talenta

“BLT DD ini untuk masyarakat miskin tak menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat atau daerah. Sehingga diharapkan bisa membuka usaha jualan keliling, tidak hanya untuk konsumtif saja,” katanya. (Fatkhur Rizqi)

0 Komentar