Nama Giacomo Raspadori disebut semakin dekat ke Olimpico.
Penyerang Napoli itu diproyeksikan datang dengan status pinjaman disertai opsi pembelian senilai €20 juta, atau sekitar Rp344 miliar (dengan asumsi €1 = Rp17.200).
Roma berharap kesepakatan ini bisa rampung dalam waktu dekat, bahkan sebelum jendela transfer Januari ditutup.
Sebaliknya, peluang mendatangkan Albert Gudmundsson dari Fiorentina dinilai semakin kecil.
Pemain asal Islandia itu bukan winger murni dan lebih berperan sebagai penyerang kreatif, sehingga tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan taktik Gasperini.
Baca Juga:Cocok dengan Filosofi Allegri, AC Milan Inginkan Duet Tarik Muharemovic dan Jay IdzesJurnalis Italia Minta AC Milan Beli Bek Kelas Atas: “Milan Lembek, Kurang Determinasi dan Mudah Menyerah"
Di kubu Juventus, sorotan juga tertuju pada pertukaran Joao Mario dan Alberto Costa yang menuai kontroversi.
Secara finansial, transaksi tersebut sempat dianggap menguntungkan karena membantu neraca keuangan klub.
Namun di lapangan, Joao Mario gagal memenuhi ekspektasi. Ia jarang menjadi starter dan hanya mendapat menit bermain terbatas.
Juventus kini terbuka untuk melepas Joao Mario, asalkan tidak menimbulkan kerugian modal. Nilai yang dipatok berada di kisaran €10 juta, atau sekitar Rp172 miliar.
Skema yang paling mungkin adalah pinjaman dengan opsi pembelian, dengan harapan sang pemain bisa cepat beradaptasi dan menaikkan nilainya.
Beberapa klub Liga Primer Inggris, terutama Crystal Palace, serta tim dari Portugal dan Spanyol, disebut memantau situasinya.
Dengan banyaknya variabel yang terlibat, barter Cristante–McKennie bisa menjadi solusi strategis bagi Juventus dan Roma—baik dari sisi teknis maupun finansial.
Baca Juga:Gianluca Mancini Mengaku Mengidolakan Materazzi dan Paolo MaldiniMiralem Pjanic Ungkap Rahasia Mengapa AS Roma Tak Bisa Kalahkan Juventus
Kini, semua mata tertuju pada keputusan manajemen masing-masing klub dalam menentukan langkah krusial menuju paruh kedua musim.
