“Anak perlu merasakan kalah dan gagal, lalu dimotivasi untuk bangkit kembali. Kalau anak tidak pernah gagal, ketika suatu saat gagal dia bisa jatuh mental. Sebaliknya, keberhasilan dari sebuah perjuangan juga penting agar anak belajar menghargai usaha dan empati terhadap keberhasilan orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif Igornas di tingkat kecamatan dalam menyusun dan menjalankan program olahraga akan memberikan dampak berjenjang.
Langkah tersebut dinilai turut memperkuat program Igornas Kota Tasikmalaya serta selaras dengan agenda pemerintah daerah melalui program Tasik Pintar dan kebijakan nasional Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). (Fitriah Widayanti)
