ACEH, RADARTASIK.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (HOR) (Purn) Djamari Chaniago, menyampaikan apresiasi atas langkah sigap Bea Cukai Lhokseumawe dalam merespons kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh sejak awal Desember.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Menko Polkam melakukan kunjungan kerja ke Markas Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Jumat (12/12/2025), sebelum meninjau langsung jembatan putus di wilayah Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan tim relawan Kemenkeu Peduli–Bea Cukai Lhokseumawe selama masa tanggap darurat. Ia menjelaskan bahwa bantuan difokuskan pada daerah-daerah terdampak parah yang memiliki keterbatasan akses.
Baca Juga:World UHC Day: Penguatan Komitmen Negara Hadirkan Akses Kesehatan InklusifAston Inn Tasikmalaya Persembahkan “Cinema All The Time” di Malam Tahun Baru 2026
“Tim kami menyalurkan bantuan ke sejumlah titik prioritas seperti Kecamatan Langkahan di Aceh Utara, Desa Seni Antara di Kabupaten Bener Meriah, Gampong Ujung Pacu di Lhokseumawe, Gampong Teungoh Sawang dan Gampong Sarah Kubu di Bireuen, hingga kawasan Kuala Cangkoi,” ungkap Agus. Seluruh bantuan tersebut berasal dari donasi internal pegawai Kementerian Keuangan dan disalurkan dalam bentuk logistik darurat untuk kebutuhan mendesak masyarakat.
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat terkait, di antaranya Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa Letkol Inf Andi Ariyanto, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, serta perwakilan BNPB Asep Supriatna.
Para pemangku kepentingan tersebut bersama-sama melakukan evaluasi cepat terhadap dampak kerusakan infrastruktur serta kebutuhan lanjutan warga pascabencana.
Sebelum melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh melalui Bandara Malikussaleh, Menko Polkam kembali menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan bencana. Ia menilai respons cepat Bea Cukai Lhokseumawe menjadi contoh konkret koordinasi pemerintah yang efektif di tengah situasi krisis.
“Kolaborasi antarinstansi sangat menentukan kecepatan pemulihan, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan akses. Apa yang dilakukan Bea Cukai Lhokseumawe menunjukkan respons negara yang hadir di saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
