Penampilan Jonathan David juga menuai kritik dari mantan bek Juventus, Ciro Ferrara.
Dalam analisisnya di DAZN, Ferrara secara terbuka menyebut David tampil di bawah standar.
“Di Juventus, pemain seperti Conceicao dan Yildiz bekerja di antara lini, turun menjemput bola. Tapi mereka membutuhkan seorang penyerang yang menyerang ruang dan menarik pertahanan lawan ke belakang. Peran itu dilakukan Openda,” ujar Ferrara.
Baca Juga:Mantan Pemain Juventus Sarankan Kenan Yildiz Pelajari Sejarah Del Piero: Hal Terpenting Adalah Mencetak GolBrocchi dan Luca Toni Tak Setuju Legenda Juventus Anggap Lautaro Selevel dengan Mbappe dan Haaland
“David? Saya melihatnya kesulitan dan kurang presisi. Pemain dengan level seperti dia seharusnya tidak membuat kesalahan-kesalahan seperti itu,” sindirnya.
Kritik tersebut mempertegas bahwa posisi David kini tidak sepenuhnya aman. Dengan Openda yang terus menunjukkan dampak instan, persaingan di lini depan Juventus dipastikan akan semakin ketat.
Setelah kemenangan di Bologna, Juventus tak punya banyak waktu untuk berlama-lama merayakan kemenangan.
Pada pekan ke-16 Serie A, Bianconeri akan menjamu AS Roma dalam big match di Turin pada Sabtu, 20 Desember, sebelum menutup tahun dengan laga tandang melawan Pisa.
Rangkaian pertandingan padat ini akan menjadi ujian berikutnya, terutama bagi Jonathan David, yang dituntut segera menjawab kritik dengan performa yang lebih menentukan.
