PKL Masjid Agung Ditata, Wajah Pusat Kota Tasikmalaya Mulai Pangling 

penataan PKL Masjid Agung Kota Tasikmalaya
Kolase petugas gabungan mulai melakukan penataan dan pengamanan jalur di sekitar Masjid Agung–Taman Kota Tasikmalaya saat relokasi PKL, Rabu 10 Desember 2025. firgiawan / radar rasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wajah pusat Kota Tasikmalaya mulai berubah. Kawasan sekitar Masjid Agung dan Taman Kota kini tampak lebih tertib dan lapang setelah Pemerintah Kota Tasikmalaya mengeksekusi penataan ratusan pedagang kaki lima (PKL), Rabu 10 Desember 2025.

Area plaza, jalur pedestrian, hingga trotoar yang sebelumnya dipadati lapak pedagang kini kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Ruang publik terlihat lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki maupun pengunjung Taman Kota.

Baca Juga:Pemkot Tasikmalaya Mulai Susun RKPD 2027, Arah Kebijakan Ditekankan pada Ekonomi dan Layanan PublikGotong Royong Menjawab Kekosongan Negara di Kabupaten Tasikmalaya: Cerita dari Kertaraharja dan Purwarahayu

Penataan PKL ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang telah digelar sejak awal pekan.

Sejumlah instansi terlibat, di antaranya Dinas KUMKMPerindag, Satpol PP, Dishub, kepolisian, serta unsur TNI.

Para PKL direlokasi ke beberapa titik yang telah disiapkan pemerintah, yakni di area depan bekas Kantor Pemda Kabupaten Tasikmalaya, sekitar Pos Polisi Taman Kota, serta sepanjang Jalan Pemuda yang telah ditata ulang melalui rekayasa lalu lintas.

Respons warga pun relatif positif. Jalur pedestrian yang sebelumnya sulit dilalui kini kembali ramah bagi pejalan kaki.

“Sekarang lebih lega, anak-anak bisa jalan dan bermain tanpa terganggu lapak,” ujar salah seorang pengunjung Taman Kota.

Pemerintah menegaskan, penataan ini bukan untuk mematikan usaha pedagang.

Relokasi justru menjadi bagian dari upaya menata ruang publik yang bersih, tertib, dan religius, tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi.

Para PKL juga diarahkan untuk melengkapi legalitas usaha agar pembinaan ke depan lebih terarah.

Baca Juga:Enam DPC PDI Perjuangan Dilantik Serentak di Kota Tasikmalaya, Garut Menyusul?Kasus Perundungan Remaja Perempuan di Kota Tasikmalaya, Empat Terduga Pelaku Resmi Jadi Tersangka

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyebut penataan PKL sebagai bagian dari visi pembangunan kota yang nyaman dan melayani masyarakat.

“Sudah mulai didahului, ya. Ini salah satu langkah mewujudkan Tasik yang nyaman. Kita sedang berusaha menata PKL, menata kenyamanan kota. Tapi tujuannya dua: kotanya nyaman, ekonominya tetap bergerak,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Viman menambahkan, ke depan kawasan Masjid Agung, Taman Kota, hingga Dadaha akan memiliki zonasi yang lebih jelas.

“Yuk bersama-sama tertib. Di Masjid Agung dan Taman Kota nanti ada zona khusus PKL. Termasuk Dadaha juga sedang digarap supaya fungsi bangunan dan wilayahnya kembali ke fungsi semula,” tegasnya. (firgiawan)

0 Komentar