Muhammad Abdul Jabar, salah satu mahasiswa yang ikut serta, mengungkapkan bahwa ia merasa sangat terbantu dengan penjelasan yang diberikan oleh pihak PGE.
Materi yang disampaikan sangat menarik dan memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai teknologi geotermal.
Ia juga menyatakan, kunjungan ini memberinya pemahaman baru tentang lokasi-lokasi yang cocok untuk pengembangan energi panas bumi.
Baca Juga:Pemkab Garut Masih Punya PR Soal Honorer, 2000 Orang Belum Diangkat Jadi PPPK Paruh WaktuInovasi Energi Hijau PT Geothermal Energy Tbk Kamojang Raih Penghargaan Prestisius di Geovation 2025
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan kesempatan lebih banyak untuk mengakses fasilitas pembangkitan energi panas bumi, sehingga mereka dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang proses operasional yang ada.
Literasi Energi Terbarukan
Kunjungan ini bukan hanya sekadar memperkenalkan mahasiswa pada teknologi geotermal, tetapi juga memperkuat literasi energi terbarukan yang semakin penting di tengah tantangan ketahanan energi global.
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang teredukasi tentang energi bersih, diharapkan mereka akan menjadi agen perubahan dalam transisi energi yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan energi bersih (SDG 7) dan pendidikan berkualitas (SDG 4), PGE Kamojang membuktikan komitmennya dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia yang dapat menjawab tantangan energi masa depan.
Kunjungan edukasi ini adalah bukti bahwa industri energi terbarukan kini semakin terbuka dan relevan bagi dunia pendidikan.
Dengan keberlanjutan sebagai fokus utama, PGE Kamojang tidak hanya berfungsi sebagai penyedia energi tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran yang mendalam bagi generasi muda.
Kegiatan seperti ini penting dalam menumbuhkan kesadaran mengenai pengelolaan energi yang ramah lingkungan, serta mendorong lebih banyak pihak untuk berinvestasi dalam teknologi bersih dan berkelanjutan. (Mohamad Rizki Setiawan)
