Lewat Program Link and Match, Kemenperin Dorong IKM Naik Kelas ke Rantai Pasok APM

Kemenperin
Lewat Program Link and Match, Kemenperin Dorong IKM Naik Kelas ke Rantai Pasok APM. Foto: youtube
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Dorongan terhadap penguatan rantai pasok nasional kini memasuki babak baru yang lebih serius dan terukur, terutama setelah pemerintah mengakselerasi kolaborasi antara pelaku industri kecil hingga pemain besar di sektor alat angkut.

Dilansir dari kanal resmi Kementerian Perindustrian RI, yang menegaskan bahwa langkah penguatan industri tidak lagi sekadar agenda, melainkan strategi ekonomi jangka panjang yang memberi dampak nyata.

Program kemitraan IKM dan industri besar menjadi motor penggerak di balik percepatan ini, membawa 33 IKM komponen otomotif dan 24 perusahaan besar untuk menandatangani 36 nota kesepahaman sebagai bentuk kolaborasi yang lebih solid.

Baca Juga:Galaxy S25 FE Ternyata Lebih Gahar dari Dugaan: Upgrade Besar yang Jarang Dibahas!iQOO 15 Makin Ganas! Teknologi Baru Ini Mengukuhkannya Sebagai Smartphone Gaming Terbaik

Konsolidasi ini tidak hanya memperluas pasar bagi IKM, tetapi juga memperkaya rantai pasok yang selama ini menjadi tulang punggung keberlanjutan produksi alat angkut nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah krusial dalam program substitusi impor sektor otomotif, yang dirancang untuk memperkuat struktur industri serta menekan ketergantungan terhadap produk luar negeri.

Lebih dari 1.400 IKM komponen otomotif yang tersebar di berbagai wilayah kini memegang peranan signifikan sebagai penyokong utama kebutuhan pabrikan dalam negeri.

Agus dalam pernyataannya mengatakan, “Inti dari kegiatan kita hari ini ya garis besarnya prinsipnya adalah bagaimana kita bisa mengurangi atau menjalankan program kita yang disebut dengan substitusi impor ya. Substitusi impor juga tujuan kita tujuannya adalah untuk memperkuat struktur industri…” Jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kontribusi industri kecil dan menengah dalam rantai pasok memiliki nilai ekonomi yang kuat, dan patut diapresiasi sebagai bagian penting dari ekosistem industri nasional.

Dengan pengembangan sistem rantai pasok yang lebih modern, keberadaan IKM tidak hanya menjadi pendukung, tetapi turut berperan dalam mendorong percepatan inovasi di sektor otomotif.

Langkah ini membuat industri komponen alat angkut lebih kompetitif dan adaptif terhadap perubahan teknologi maupun permintaan pasar.

Baca Juga:Update Harga Emas Terkini Per Tanggal 9 Desember 2025: Antam, UBS dan Galeri 24 Kompak NaikEmpat HP Paling Layak Dibeli di Penghujung 2025, Spek Gahar, Baterai Awet, dan Tahan Dipakai 6 Tahun

Kemenperin juga menegaskan bahwa penguatan kerja sama ini membuka peluang pasar yang lebih stabil dan mampu menciptakan keberlanjutan usaha yang lebih panjang bagi pelaku IKM.

Penciptaan ekosistem industri yang terintegrasi menjadikan produk dalam negeri memiliki posisi tawar yang lebih tinggi di pasar lokal maupun global.

0 Komentar