Transfer Sensasional Serie A: Ketika Marotta Berhasil Bawa Juventus Curi Higuain dari Napoli

Gonzalo Higuain
Gonzalo Higuain Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Pada 22 Juli, ketika klub lain menghadiri penyusunan jadwal Serie A, para direktur Juventus justru berada di Madrid untuk mengawal tes medis Higuain secara rahasia.

Puncaknya terjadi pada 26 Juli 2016. Juventus secara resmi memberi tahu Napoli bahwa mereka mengaktifkan klausul pelepasan €90 juta yang akaan dibayar dalam dua angsuran.

Marotta kemudian mendaftarkan kontrak sang striker ke Lega Serie A. Tidak ada ruang tawar-menawar lagi. Higuain menjadi milik Juventus.

Baca Juga:Legenda AC Milan Sesali Vasilije Adzic Tak Mau Dengarkan Sarannya untuk Tinggalkan JuventusSiapa Jean-Philippe Mateta, Striker Bertinggi 192 cm yang Jadi Incaran AC Milan

Bianconeri mengumumkannya lewat media sosial dengan kalimat sederhana namun mengguncang Serie A: “Selamat datang, Pipita.”

Di Naples, pengumuman itu seperti petir. Kaos dibakar, mural dicoret, hingga tisu toilet bergambar Higuain dijual di kios-kios lokal.

Sebuah spanduk besar muncul di Stadio San Paolo: “Orang Argentina sejati tidak meninggalkan Napoli untuk Turin.”

Pelatih Napoli saat itu, Sarri memilih bersikap elegan, menyebut Higuain “seperti anak yang membuatmu kesal, tapi tetap kamu sayangi.”

Namun bagi para tifosi, sang pahlawan telah berubah menjadi “musuh nomor satu”.

Usai gabung Juve, Higuain menjalani debut dengan sempurna—masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol kemenangan melawan Fiorentina.

Puncak drama datang pada pertemuan pertama kontra Napoli, Oktober 2016 dengan mencetak gol penentu kemenangan 2-1, namun menahan selebrasi sebagai bentuk hormat.

Baca Juga:Juventus Dihantam Badai Cedera Jelang Laga Kontra Napoli, Spalletti Lirik Dua Bintang PrimaveraSiapakah Juan David Arizala? Bek Kolombia yang Selangkah Lagi Gabung AC Milan

Sebaliknya, pada pertemuan Desember 2017 di San Paolo, Higuain merayakan golnya secara provokatif: tangan ke telinga dan gestur menantang tribun.

Simbol bahwa hubungan mereka sudah retak dan tidak akan pulih.

Dalam dua musim berseragam Juventus, Higuain mencetak gol-gol krusial yang ikut mengantar Bianconeri merebut Scudetto ke-6 dan ke-7 secara beruntun.

Totalnya: 66 gol dalam 149 pertandingan, termasuk gol penentu di Derby d’Italia dan semifinal Coppa Italia melawan Napoli.

Namun datangnya Cristiano Ronaldo pada 2018 menutup siklusnya di Turin. Setelah menjalani masa peminjaman di Milan dan Chelsea, ia kembali semusim ke Juventus sebelum hijrah ke MLS pada 2020.

Meski dihormati di Turin dan dikenang sebagai salah satu striker paling tajam era modern Serie A, luka di Naples tak pernah benar-benar sembuh.

0 Komentar