RADARTASIK.ID – Situasi lini depan AC Milan semakin menjadi perhatian menjelang dibukanya bursa transfer Januari.
Dua penyerang yang diharapkan bisa menjadi pembeda—Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez—tidak mampu memberikan kontribusi memadai, sehingga beban mencetak gol hampir sepenuhnya dipikul oleh Rafael Leao dan Christian Pulisic.
Kondisi ini membuat manajemen bergerak cepat, termasuk menggelar pertemuan dengan super agen Pini Zahavi yang membuka kemungkinan langkah besar mendatangkan Robert Lewandowski.
Baca Juga:Sambutan Fans Napoli ke Juventus: Lempar Batu ke Bus Pemain, Cemooh Spalletti Saat Tiba di Stadion MaradonaJurnalis Italia Takjub dengan Sentuhan Tangan Dingin Chivu di Inter: Ini Masa Depan Sepakbola
Sepanjang paruh pertama musim ini, Leao dan Pulisic sama-sama mengoleksi lima gol. Tetapi di luar keduanya, performa lini depan Milan terlihat redup.
Massimiliano Allegri mencoba berbagai solusi taktis, salah satunya memainkan Ruben Loftus-Cheek sebagai second striker.
Meski menarik secara konsep, eksperimen tersebut belum memberikan efek signifikan di lapangan.
Pada saat yang sama, dua penyerang lain—Nkunku yang berstatus pemain internasional Prancis dan Gimenez yang merupakan tumpuan timnas Meksiko—justru kehilangan sentuhan terbaik mereka.
Keduanya belum mencetak satu gol pun di Serie A dan semakin terisolasi dari permainan tim. Untuk klub sebesar Milan, situasi ini menjadi tanda bahaya yang tidak bisa dibiarkan.
Beruntung, AC Milan memilki hubungan baik dengan Pini Zahavi telah terjalin cukup erat sejak musim panas 2024.
Dari transfer Silvano Vos dari Ajax hingga kedatangan Nkunku pada Agustus lalu—dengan transfer senilai €38 juta plus bonus €4 juta (sekitar Rp 674 miliar + Rp 71 miliar)—kerja sama antara kedua pihak terus berlanjut melalui berbagai diskusi taktis hingga potensi strategi transfer.
Baca Juga:Juventus Ditumbangkan Napoli, Legenda Inter Sarankan Spalletti Tinggalkan Warisan TudorTransfer Sensasional Serie A: Ketika Marotta Berhasil Bawa Juventus Curi Higuain dari Napoli
Dalam percakapan terkini, nama besar muncul di meja pembahasan, yakni Robert Lewandowski yang juga di bawah naungan Zahavi.
Striker Polandia itu terikat kontrak dengan Barcelona hingga Juli 2026 dan masih memiliki nilai pasar yang tinggi.
Transfer pada Januari hampir mustahil, sementara di musim panas pun akan sangat sulit meski Direktur Milan, Igli Tare, bukan sosok yang mudah menyerah.
Ia dikabarkan sudah merencanakan pertemuan lanjutan untuk memahami keinginan Lewandowski usai bertemu Zahavi.
