Okupansi Hotel di Pangandaran Meningkat Pesat, Liburan Nataru 2026 Siap Jadi Surga Wisatawan!

Hunian Hotel di Pantai Pangandaran
Para wisatawan memadati Pantai Barat Pangandaran pada Rabu, 2 April 2025. (Deni Nurdiansah/Radartasik.id)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 telah memberikan angin segar bagi sektor pariwisata Pangandaran.

Sejumlah hotel di kawasan objek wisata Pangandaran mulai terisi penuh, menyambut para wisatawan yang sudah mem-booking kamar sejak jauh-jauh hari.

Lonjakan jumlah pengunjung ini menjadi indikator jelas bahwa Pangandaran kembali menjadi destinasi primadona, khususnya bagi wisatawan luar daerah.

Baca Juga:Dua Motor Sewaan Bule Asal Belgia Dicuri di Objek Wisata Pangandaran, Empat Tersangka Dibekuk PolisiTerumbu Karang Batukaras Kian Rusak, Komunitas Pencinta Alam Pangandaran Turun Tangan Selamatkan Laut

Hotel Grand Palma Pangandaran, misalnya, mencatatkan angka okupansi mencapai 70 persen pada akhir November 2025, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya menjelang liburan Nataru.

General Manager Hotel Grand Palma, R Angga Muhamad Mudzakir, mengungkapkan, tingkat okupansi hotel di Pangandaran sudah melampaui target yang diharapkan.

Menurut dia, okupansi sudah di atas 70 persen mulai tanggal 25 hingga 31 Desember 2025.

Dia berharap peningkatan hunian ini merata ke seluruh hotel di Pangandaran.

Pangandaran, yang terkenal dengan pantai indah dan suasana santainya, semakin diminati sebagai tujuan wisata keluarga.

Hal ini terlihat dari lonjakan pemesanan kamar hotel yang semakin meningkat seiring dengan semakin dekatnya liburan Nataru.

Menurut Mudzakir, meskipun sejumlah kamar telah terisi, pihak hotel optimistis bahwa pemesanan akan terus bertambah, terutama menjelang tanggal 25 Desember hingga pergantian tahun baru.

Baca Juga:Butuh Rp 500 Miliar Atasi Banjir di Pangandaran: Solusi atau Harapan?Kejagung Respons Dugaan Korupsi Besar-besaran di Kabupaten Pangandaran yang Dilaporkan Sarasa Institute

”Last minute nanti, semoga awal Desember bisa terus meningkat,” ungkap R Angga.

Mudahnya akses informasi dan transaksi pemesanan melalui berbagai platform digital menjadi salah satu faktor yang mempercepat meningkatnya tingkat hunian hotel.

Banyak wisatawan yang lebih memilih untuk memesan kamar lebih awal, guna memastikan kenyamanan dan kemudahan selama liburan.

Menanggapi lonjakan jumlah wisatawan yang diprediksi akan terus meningkat, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kenyamanan para pengunjung.

Ia menambahkan, Pemkab Pangandaran juga turut dilibatkan dalam memperbaiki fasilitas pendukung pariwisata, seperti penyelesaian pembangunan tempat parkir di kawasan wisata Pantai Pangandaran yang sempat terkendala.

Agus berharap, dengan adanya perbaikan fasilitas ini, kenyamanan wisatawan dapat meningkat dan berdampak positif pada tingkat hunian hotel.

0 Komentar