Kondisi Jalur Banjarwangi–Pamegatan Garut Memprihatinkan, Apa Solusinya?

Jalur Banjarwangi–Pamegatan
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengecek Jalan Pamegatan–Banjarwangi beberapa waktu lalu. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Jalan rusak di Kabupaten Garut, khususnya jalur Banjarwangi–Pamegatan, selama ini menjadi perhatian utama masyarakat dan pemerintah daerah.

Namun, kabar baik datang bagi warga di wilayah selatan Garut, karena jalur vital tersebut akhirnya akan mendapat perbaikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Meskipun begitu, ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan terlebih dahulu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sebelum proyek besar ini dimulai.

Baca Juga:Komitmen yang Menembus Batas Wilayah: Gandara Grup Bantu Masjid dari Garut, Tasik Hingga Banjar!UMKM di Kabupaten Garut Didorong Go Digital untuk Naik Kelas, Vietnam dan Singapura Sudah Lebih Maju

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan, sebelum pekerjaan besar dari pemerintah pusat dilakukan, Pemkab Garut perlu menangani beberapa persoalan lokal, salah satunya terkait lebar jalan yang belum memenuhi standar minimal.

Dikatakannya, beberapa ruas jalan di jalur Banjarwangi–Pamegatan masih belum memiliki lebar yang memadai, yaitu empat meter.

Beberapa bagian jalan bahkan lebih sempit dari ukuran tersebut.

Selain persoalan lebar jalan, jalur ini juga rawan longsor, yang menjadi ancaman tersendiri bagi kelancaran transportasi.

Sejumlah kejadian longsor sebelumnya telah mengganggu aktivitas di jalur ini, dan untuk itu Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, telah menginstruksikan penanganan titik-titik bencana di sepanjang jalur Banjarwangi–Pamegatan.

Masalah lainnya yang dihadapi dalam perbaikan Jalan Banjarwangi–Pamegatan adalah anggaran.

Diperlukan dana besar untuk memperbaiki jalan sepanjang 24 kilometer ini.

”Sudah relatif bagus itu 4,7 (kilometer), berarti kurang lebih sekitar 19 kilo lagi (rusak),” katanya, Minggu, 30 November 2025.

Menurut Agus Ismail, untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 80 miliar.

Baca Juga:Mumu, Kepala Madrasah Aliyah di Garut, Raih Grand Prize Mobil Listrik BYD Dolphin dari Undian Simpati HokiSoal Larangan Study Tour, Bupati Garut Minta Sekolah Pahami Lebih Dalam

Anggaran sebesar ini jelas melebihi kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut, sehingga pihak pemkab harus meminta bantuan dari pemerintah pusat.

Sebelum bantuan tersebut datang, Pemkab Garut sudah menganggarkan dana sekitar Rp 10 miliar untuk penanganan awal, termasuk pembongkaran bangunan ilegal yang menghalangi jalur dan penataan drainase yang ada. (Agi Sugiana)

0 Komentar