“Agar lebih sadar bahwa lingkungan bersih ini berdampak baik bagi kehidupan kita di masa yang akan datang,” terangnya.
Ia pun berharap semua stakeholder bisa support bersama-sama menciptakan Kota Tasik yang bersih sehat dan resik. “Nirundak menjadi langkah awal menuju perubahan besar bagi kota dan generasi yang lebih peduli lingkungan,” katanya.
Founder Rumah Ecoenzim dan Kompos, Deviani, mengatakan bahwa masalah sampah di Kota Tasikmalaya ini perlu mendapat perhatian, makanya ia memiliki gagasan untuk membuat Kawasan Tertib Sampah. Tujuannya untuk meminimalisir volume sampah yang masuk ke TPA.
Baca Juga:Dosen ITB Kenalkan Budidaya Lalat Tentara Hitam sebagai Sistem Penanganan Sampah Terpadu Menuju Era Zero WasteHello Comfort Roadshow Hadir di Summarecon Mall Bandung, Sharp Tampilkan Teknologi dan Nuansa Hiburan Jepang
“Untuk mewujudkan gagasan ini perlu kolaborasi semua pihak. Stop saling nyalahin, karena sampah tanggung jawab setiap orang,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi gerakan Nirundak yang dilakukan Hotel Santika Tasikmalaya untuk menjaga kelestarian bumi. “Peran swasta seperti Hotel Santika ini sangat bagus dan menginspirasi, semoga ke depannya semakin banyak perusahaan yang memiliki program serupa sehingga menjadi gerakan besar yang bisa menyelamatkan bumi,” ujarnya. (Lisna Wati)
