RADARTASIK.ID – Persaingan AC Milan dan AS Roma di bursa transfer Januari makin memanas.
Target yang kini membuat dua raksasa Serie A itu saling intai adalah Franculino Dju, penyerang muda milik FC Midtjylland yang performanya tengah meroket.
Menurut laporan Sportitalia, direktur olahraga Milan, Igli Tare, sudah menjalin kontak awal dengan agen sang pemain.
Baca Juga:Bergomi Minta Manajemen Inter Beri Chivu Tiga Pemain Baru: Mereka Butuh Pemain Bertubuh BesarPaolo Di Canio: Inter Milan Butuh Sosok Seperti Maldini atau Vialli di Lapangan
Minat terhadap Franculino sejatinya juga datang dari sejumlah klub asing dan AS Roma, namun Milan disebut memiliki satu keuntungan besar: keberadaan Simon Kjaer.
Kjaer, mantan bek AC Milan, kini menjabat sebagai anggota dewan direksi FC Midtjylland.
Posisi ini membuatnya mengenal struktur klub, strategi transfer, hingga penilaian internal terhadap pemain.
Hubungan baiknya dengan Milan pun memunculkan spekulasi bahwa Rossoneri memiliki akses informasi lebih cepat dibanding Roma.
Franculino Dju menjadi salah satu pemain paling bersinar di Denmark musim ini.
Striker asal Guinea kelahiran 2001 itu mencatat 19 gol dan 3 assist dalam 27 pertandingan di semua kompetisi.
Ketajamannya membuat banyak klub mulai menaruh perhatian, terutama Roma yang sedang mencari amunisi muda di lini depan.
Baca Juga:Dalla Bona: Maldini Hentikan Bentrok Inzaghi-Shevchenko Sebelum Final Liga Champions Lawan JuventusStrikernya Diincar AS Roma, Simon Kjaer: Massara Tahu Harganya Tidak Murah
Namun Milan bergerak lebih awal. Mereka memonitor pemain ini sejak musim panas dan kini memanfaatkan jaringan internal—termasuk Kjaer—untuk mengkaji kemungkinan transfer pada Januari atau akhir musim.
Dalam sebuah wawancara dengan La Gazzeta, Simon Kjaer melontarkan pujian tinggi terhadap kemampuan Franculino.
“Dia striker yang bisa bermain untuk tim mana pun,” ujar Kjaer.
“Mungkin terlalu dini untuk Real Madrid, tetapi di Italia dia bisa bermain di mana saja. Saya melihat hal-hal dalam dirinya yang tidak bisa dipelajari,” lanjutnya.
Kjaer juga menyebut bahwa skuad Midtjylland memiliki banyak pemain potensial seperti Billing, Simsir, Gogorza, dan Osorio.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa Franculino tetap menjadi bintang utama berkat kualitasnya yang lebih matang.
Ketika ditanya soal atribut spesifik sang pemain, Kjaer menjelaskan: “Franculino punya naluri mencetak gol yang tidak bisa dilatih. Ia selalu tahu ke mana bola akan bergerak. Ia bukan Mbappé, tetapi dia pekerja keras dan sangat berbakat.”
