Marco Branca Ungkap Detail Menarik Pertukaran Ibrahimovic dengan Eto’o: Inter Dapat Rp 892 Miliar karena Hleb

Marco Branca
Marco Branca Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Mantan Direktur Teknik Inter Milan, Marco Branca, kembali membuka lembaran emas era kejayaan Nerazzurri.

Sosok penting di balik proyek besar Massimo Moratti itu mengenang sejumlah manuver transfer terbaiknya, termasuk kesepakatan ikonik yang melibatkan Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto’o pada 2009.

Dalam wawancara dengan RSI Sport, Branca membeberkan cerita di balik layar yang sebelumnya tak banyak diketahui publik.

Baca Juga:Beppe Marotta Jadi Alasan Kuat Diego Simeone Bakal Latih Inter Milan di Masa DepanPunya “Orang Dalam”, AC Milan Siap Curi Striker Incaran AS Roma

Musim panas 2009 menjadi salah satu titik krusial dalam sejarah Inter ketika Branca merancang pertukaran yang mengejutkan Eropa: Zlatan Ibrahimovic hengkang ke Barcelona, sementara Samuel Eto’o melakukan perjalanan sebaliknya menuju Milan.

Branca menjelaskan bahwa kesepakatan itu terbentuk secara bertahap dan berawal dari ambisi pribadi Ibra.

“Ini terjadi perlahan. Ibra memang ingin pergi ke Barcelona. Dia bermimpi bermain dengan Messi dan memenangkan Liga Champions,” ujar Branca.

Kesempatan itu muncul ketika delegasi Barcelona, sepulang dari Ukraina untuk mencari bek tengah, mampir ke Milan dan mengundang manajemen Inter makan malam.

Dari pertemuan panjang itulah negosiasi dimulai yang membuat Inter menerima tambahan 50 juta euro (sekitar Rp 892 miliar dengan kurs saat ini), sebuah angka yang kemudian menjadi bagian dari legenda proses negosiasi tersebut.

Dalam draft awal negosiasi, Barcelona menawarkan paket bernilai 75 juta euro yang terdiri dari: tambahan 45 juta euro dalam bentuk uang, 5 juta euro nilai transfer Alexander Hleb dan Samuel Eto’o yang dinilai Inter harganya hanya 25 juta euro.

Namun, masalah muncul ketika Hleb menolak pindah ke Inter dan ketika pemain asal Belarus itu menolak, kalkulasi harga pun berubah.

Baca Juga:Bergomi Minta Manajemen Inter Beri Chivu Tiga Pemain Baru: Mereka Butuh Pemain Bertubuh BesarPaolo Di Canio: Inter Milan Butuh Sosok Seperti Maldini atau Vialli di Lapangan

Di saat yang sama, Inter menilai bahwa Ibrahimovic memiliki nilai pasar jauh lebih tinggi daripada Eto’o, dan kemudian memanfaatkan situasi itu dan menegosiasikan ulang nilai finansialnya.

Hasil akhirnya jelas: Ibra ke Barcelona dan Eto’o ke Inter, namun Barca harus menambah 50 juta euro tunai (sekitar Rp 892 miliar)

“Kesepakatan awalnya adalah 45 juta euro plus 5 juta nilai Hleb, ditambah Eto’o yang kami nilai 25 juta,” jelas Branca.

0 Komentar