“Asal pelayanan makin jelas dan tidak ribet, kami sangat terbantu. Semoga Pak Husna bisa membawa angin baru,” ujar seorang ibu yang sudah menunggu keberangkatan sejak tujuh tahun lalu.
Kota Tasikmalaya dengan reputasinya sebagai kota religius, memang membutuhkan figur yang dapat merawat tradisi spiritual sekaligus mengikuti tuntutan pelayanan modern. Dan di pundak H Husna Mustopa—yang telah resmi menyandang amanah itu- harapan-harapan itu kini bertaut.
Dengan langkah awal yang sederhana namun penuh makna, Kota Tasikmalaya menatap fase baru pelayanan haji dan umrah: lebih tertata, lebih dekat, dan lebih manusiawi. Dan publik kini menunggu: bagaimana H. Husna Mustopa menerjemahkan idealisme itu ke dalam kerja nyata di hari-hari mendatang. (Kim)
